Saturday, 31 January 2015

Echinodermata (hewan berkulit duri) dan peranan Echinodermata

Echinodermata – Artik kata echinodermata berasal dari bahasa yunani yang terdiri dari kata echino = landak dan dermata = kulit, sehingga diartikan sebagai hewan yang berkulit duri seperti halnya landak. Hewan echiodermata hidupnya di laut.

Ciri – ciri echinodermata
- Tubuhnya radial simetris dan permukaan tubuhnya tertutup oleh duri

- terdapat 5 lengan yang tersusun radier.

- celah mulutnya terdapat pada bagian sentral

- memiliki sistem pencernaan yang lengkap karena terdapat mulut, kerongkongan, lambung, usus dan anus.

- bergerak dengan menggunakan kaki ambulakral

- memiliki sistem saraf yang terdiri dari cincin oral dan tali – tali saraf radier

- tidak memiliki sistem respirasi dan sistem ekskresi yang khusus.

- pembuahan terjadi secara eksternal di dalam air laut.

- jenis kelaminnya terpisah

 

Klasifikasi Echinodermata

Filum echinodermata dapat digolongkan kedalam 5 kelas yaitu  Asteroidea, Ophiuroidea, Echinoidea, Holothuroidea, dan Crinoidea yang dijelaskan sebagai berikut

1) Kelas Asteroidea (bintang laut)
Ciri ciri kelas Asteroidea adalah memiliki cakram sentral dan memiliki 5 lengan sehingga disebutlah sebagai bintang laut. Tubuhnya terbagi menjadi sisi oral (sisi bawah) dimana terdapat mulut, sedangkan sisi aboral (sisi atas) terdapat anus dan ditutup oleh duri dan terdapat lubang madreporit.
Contoh: Asterias forbesi, Linckia laevigata.

bagian bagian tubuh bintang laut

gambar bagian bagian tubuh bintang laut

 

2) Kelas Echinoidea (landak laut)
Ciri ciri kelas echinoidea adalah bentuk tubuhnya yang bundar dan agak pipih dan tidak memiliki lengan. Duri – duri yang ada di tubuhnya dapat digerakkan. Bagian oral tubuhnya memiliki tabung – tabung telapak untuk bergerak. Hewan ini bernafas dengan menggunakan branki dermal sebanyak 5 pasang. Sedangkan pada bagian aboralnya terdapat 5 papan kapur yang disebut papan genital, salah satunya adalah madreporit.
Contoh: Diadema saxsatile, Echinothrix sp.

3) Kelas Ophiuroidea (bintang ular laut)
Ciri ciri kelas Ophiuroidea adalah memiliki tubuh yang mirip dengan bintang laut tetapi lengannya yang lebih panjang dan lebih lentur. Mulutnya terdapat di bagian ventral dan tidak memiliki anus. hewan ini hidup pada bagian sisi – sisi karang, mencari makan hanya pada malam hari. madreporitnya terletak di bagian bawah tubuhnya.
Contoh: Ophiura sp

4) Holothuroidea (mentimun laut)

Ciri ciri kelas Holothuroidea adalah tubuhnya yang lunak dan berbentuk kantung yang memanjang, di bagian dalam tubuhnya terdapat papan yang berkapur. Bagian mulut terletak di ujung anterior dimana terdapat tentakel mengelilinginya, sedangkan bagian anus terletak di ujung posterior. Jenis kelamin jantan dan betina sudah terpisah walaupun ada yang bersifat hermaprodit,

Contoh Holothuria scabra, Thyone byereus (mentimun laut).

5) Crinoidea (leli laut)
Ciri ciri kelas crinoidea adalah bentuk tubuhnya yang mirip tumbuhan dan selalu melekat pada suatu tempat terdapat semacam akar di tubuhnya untuk melekat biasa bdisebut cirri. Tetapi bagi leli laut yang tidak melekatkan diri atau dapat berenang maka ia tidak memiliki cirri. Makannya adalah plankton yang ditangkap menggunakan tentakel miliknya. Proses fertilisasi terjadi secara internal sehingga zigot akan tumbuh di dalam induknya.

Contoh: Metacrinus sp (melekat di suatu tempat), Antedon sp (hidup bebas).

 

Peranan Echinodermata
Spesies echinodermata sangat bermanfaat dalam mencegah kotornya laut,  sampah – sampah tersebut didegradasi. Selain itu mentimun laut dapat menjadi sumber makanan yang enak.

Demikianlah materi filum Echinodermata dan peranan Echinodermata. semoga kita dapat memahaminya lebih baik.

Artikel Sebelumnya

Macam macam bioma

Fungsi jaringan Epitel

Bagian bagian bunga dan fungsinya

Mengenal filum Arthropoda (lengkap)

Arthropoda – Arthropoda adalah hewan yang memiliki kaki dan tubuh yang beruas – ruas, tubuhnya juga terbadi menjadi 3 bagian yaitu kepala, dada dan perut.
Ciri-ciri arthropoda
1. Tubuh dan kakinya terbagi 3 bagian.

2. Memiliki rangka luar yang terbuat dari zat kitin sehingga bagian tubuh arthropoda menjadi kaku dan sangat kuat.

3. Hidup di tempat air tawar, laut dan darat

4. hidup secara bebas namun ada juga yang menjadi parasit pada hewan, manusia maupun tumbuhan.

5. Termasuk filum yang terbesar anggotanya diantara spesies Avertebrata/invertebrata

6. Alat pernafasan ada yang menggunakan insang, paru – paru, trakea

7. Terdapat beberapa jenis yang mengalami parthenogenesis.

8. Menggunakan alat ekskresi nefridium yang berpasangan.

9. menggunakan sistem saraf tangga tali

Klasifikasi Arthropoda
Arthropoda dibagi menjadi 4 kelas yaitu Crustacea, Myriapoda, Arachnida, Insecta. berikut ini pembahasan semua kelas tersebut :
1)  Kelas Crustacea
Ciri ciri kelas ini adalah memiliki tubuh dimana bagian kepala dan dadanya bersatu (Sefalotorak) sedangkan bagian perutnya (abdomen) keras karena terbuat dari zat kitin yang berlendir. Di bagian sefalotorak terdapat 5 pasang kaki yang bersar digunakan untuk bersajalan, sepasang kaki yang bertama ukurannya lebih besar disebut keliped.

Sementara itu di abdomennya terdapat 5 pasng kaki yang kecil kegunaannya untuk alat renang. Di bagian depan sephalotorak terdapat sepasang antena yang panjang sen sepasang antenule pendek.

Terdapat 2 jenis Crustacea yaitu Entomostraca (microcrustacea) dan Malacostraca (macrocrustacea)

Contoh entomostraca Daphnia sp, cyclops

Contoh Malacostraca Pinnaeus monodon (udang windu), cancer sp (kepiting), panulirus sp (lobster).

Anatomi tubuh udang

gambar anatomi udang

 

Bagian - bagian tubuh udang

gambar bagian – bagian tubuh udang

2) Kelas Myriapoda
Ciri ciri kelas ini adalah terdapat banyak segmen di tubuhnya bahkan dapat mencapai 100 hingga 200 ruas. Bagian tubuhnya terdapat kepala yang kecil pada ruas pertama, sedangkan perutnya pada terletak pada setiap ruas dan terdapat sepasang atau 2 pasang kaki. Kelas ini hidup di darat dan menggunakan paru – paru buku untuk bernafas. Di kepalanya terdapat sepasang mandibula, dan dua pasang maksila.

Kelas ini terbagi 2 yaitu Chilopoda dan diplopoda.

a) Chilopoda

Ciri ciri tubuhnya gepeng, dan terdapat kaki pada tiap ruas tubuhnya. Terdapat antena di kepalanya dan cakar yang memiliki bisa. Ia bersifat karnivora.
Contoh : Scolopendra sp (kelabang).

b) Diplopoda
Diplopoda  memiliki tubuh bulat, dan memiliki sepasang kaki pada tiap ruas tubuhnya. Hwan ini selalu hidup pada tempat yang lembab. Cara melindungi tubuhnya dari musuh adalah dengan menggulung tubuhnya. Hewan ini juga termasuk herbivora.

Contoh: Spirobolus sp (luwing).


3) Kelas Arachnida
Ciri ciri kelas ini adalah memiliki bagian kepala dan dada yang menyatu (sefalotorak) dan bagian perut (abdomen) yang bulat. Bagian kepalanya kecil, tidak memiliki antena dan memiliki mata tunggal. Tempat hidupnya di darat, dan bernafas menggunakan paru – paru buku. Memiliki kaki 4 pasang yang terletak di sefalotorak. Pada bagian sefalotorak terdapat sepasang kelisera yang beracun dan sepasang palpus.

Di bagian ujung posterior abdomen dan sebelah ventral anus terdapat sutera ia bermuara pada alat yang mirip dengan pembuluh disebut spinneret. Ia hanya makan dari cairan hewan lain yang diisap menggunakan mulut dan esofagus.

Jenis kelaminnya terpisah dan melakukan fertilisasi secara internal. setelah terbentuk telur ia akan diletakkan di dalam kokon sutera untuk dibawa kemana – mana oleh hewan betina.

Contohnya : kalajengking, laba-laba.

kalajengking laba laba

gambar kalajengking dan laba – laba.

anatomi laba laba

gambar anatomi laba laba

4) Insecta
Di dalam filum arthropoda kelas insecta memiliki anggota terbesar dan bahkan ia menjadi bagian terbesar dari filum animalia. Di bumi ini terdapat lebih dari 1 juta spesies yang merupakan insecta.

Ciri ciri insecta
- Tubuhnya terdiri dari 3 bagian yaitu kepala, dada dan perut.

- terdapat mata tunggal dan mata majemuk di kepalanya.

- Pada bagian dada terbagi menjadi 3 ruas yaitu protoraks, mesotorak, dan metatoraks.

- kaki dan sayap terletak di bagian dada

- kelas ini memiliki 3 pasang kaki.

- memiliki sayap sepasang atau 2 pasang, beberapa insecta ditemukan tidak bersayap

- Ada yang hidup di darat, air tawar dan di laut.

- Ukuran tubuhnya beragam mulai dari paling kecil beberapa mm dan sampai yang besar berukuran beberapa cm.

- tipe mulutnya beragam ada yang menghisap, menusuk mengisap serta ada yang mengunyah.

- Menggunakan trakea  yang bercabang cabang sebagai alat pernafasan.

- mengalami metamorfosis sempurna maupun tidak sempurna.

- Menggunakan sistem saraf tangga tali.

- Sistem peredaran darahnya terbuka dimana darah tidak memiliki pigmen sehingga fungsinya hanya untuk mengedarkan zat makana saja.

- Peredaran dan mengnakutan gas O2 dan Co2 menggunakan trakea.

 

bagian tubuh belalang

bagian tubuh belalang

 

Pembagian metamorfosis insecta yaitu

Ametabola dimana serangga ini tidak mengalami metamorfosis contoh Lepisma sp (kutu buku).
Hemimetabola adalah sernagga  serangga yang mengalami metamorfosis tidak sempurna, contoh capung, belalang.
Holometabola: adalah serangga yang mengalami metamorfosis sempurna, misalnya nyamuk, lalat, kupu-kupu.

Klasifikasi insecta

Kelas insecta dapat dibagi lagi menjadi 2 subkelas yaitu :

1. Kelas Apterygota (serangga tidak bersayap)
Ciri ciri anggota kelas Apterygota dapat dilihat dari bagian tubuhnya yang terdiri dari kepala, dada dan bagian perut yang kurang tegas. Hewan pada kelas ini tidak mengalami metamorfosis.

a. Subkelas Apterygota
a) Ordo Protura
Ciri ciri ordo protura adalah memiliki ukuran tubuh yang kecil berkisar hanya 1,5 mm saja, tidak memiliki sayap, tidak memiliki mata, tidak memiliki antena, kaki pendek,mulutnya tipe penghisap dan hidup di darat pada tempat sampah yang membusuk di bawah kulit batang.

Contoh: Acerentulus sp.
b) Ordo Thysanura
Ciri ciri ordo thysanura adalah tubuhnya yang kecil hanya 30 mm panjangnya, tidak memiliki sayap, memiliki antena panjang, kakinya 2 sampai 3 ruas, dapat mencerna selulosa pada kayu/kertas dan hidup di darat.

Contoh: Lepisma saccharina (kutu buku).
c) Ordo Collembola
Ciri ciri ordo ini adalah memiliki tubuh yang kecil hanya 2-5 cm, tidak memiliki sayap, panjang antena sedang, terdapat 1 ruas kaki, memiliki alat tambahan untuk meloncat pada abdomennya. Memiliki tipe mulut pengunyah, matanya majemuk, tidak mengalami metamorfosis dan suka hidup pada bawah daun, lulut, batu

Contoh: Entomobrya laguna (ekor loncat), Papirus fuscus (kutu kebun).


2. Kelas Pterygota (serangga bersayap)
Ciri ciri kelas ini adalah bagian tubuhnya terdiri dari kepala, dada dan perut yang sudah jelas dan juga mengalami metamorfosis sempurna dan metamorfosis tidak sempurna

Berikut ini adalah subkelas Pterygota
a. Ordo Orthoptera
Ciri ciri ordo orthoptera adalah bagian femur yang besar, dapat meloncat, memiliki 2 pasang sayap depan yang lurus, kaku dan menyempit, sayap belakangnya tipis seperti membran , ciri matanya tunggal atau majemuk, terdapat antena sedang atau panjang, tipe mulut menggigit dan mengalami metamorfosis tidak sempurna.

Contoh: Valanga nigricornis (belalang), Gryllus sp (jangkrik), Periplaneta americana sp (kecoa).

b) Ordo Dermaptera
Ciri cirinya memiliki tubuh yang berukuran kecil sampai besar, terdapat antena yang panjang, memiliki sayap 2 pasang, Memiliki tipe mulut pengunyah dan mengalami metamorfosis tidak sempurna, selalu hidup pada celah celah batu, suka memakan daun atau sejenis insecta jenis lain

Contoh: Forficula auricularia.
c) Ordo Isoptera
Ciri ciri ordo Isoptera yaitu tubuhnya lunak, kepalanya besar dan berkitin, ukuran tubuh kecil sampai besar. Hidupnya secara koloni dalam bentuk yang besar, bagian rahangnya besar dan menonjol, terdapat 2 pasang sayap yang ukurannya sama panjang. Namun ketika beranjak dewasa sayapnya ditinggalkan. Hewan ini juga mengalami metamorfosis tidak sempurna.

Contoh: Reticuli termes (rayap kayu dan tanah), Kolotermes sp (rayap kayu kering), Zootermes sp (rayap kayu basah), Amitermes sp (rayap tanah kering), Macrotermes sp (rayap pembentuk rumah tanah/termitarium).
d) Ordo Anoplura
Ciri ciri ordo anoplura adalah tidak memiliki sayap, bersifat ektoparasit pada mamallia, tubuhnya pipih, kakinya pendek dan kuat, memiliki tipe mulut penghisap, terdapat antena yang pendek tetapi tidak memiliki mata, bagian dada bersatu. Mengalami metamorfosis sempurna

Contoh: Pediculus humanus capitis (kutu rambut kepala), Pediculus humanus corporis (kutu rambut badan).

e) Ordo Homoptera
Ciri ciri ordo homoptera adalah memiliki sayap 2 pasang, bagian dasar sayap tidak mengeras, memiliki tipe mulut penghisap dan makan cairan tumbuhan. Mengalami metamorfosis tidak sempurna.

Contoh: Aphis medicaginis (kutu daun).
f) Ordo Hemiptera
Ciri ciri ordo hemiptera adalah memiliki sayap 2 pasang dan ada juga yang tidak memiliki sayap, memiliki tipe mulut penusuk dan penghisap, makannya adalah cairan tumbuhan atau hewan lain. mengalami metamorfosis tidak sempurna.

Contoh Nilavarpata lugens (wereng), Laptocarixa acuta (walang sangit), Ranatra sp (kalajengking air), Cimex lectularius (kutu busuk).

 g) Ordo Odonata

Ciri ciri ordo odonanta adalah bagian kepala dapat digerakkan secara bebas, memiliki mata faset yang beasr, memiliki sayap 2 pasang yang memanjang dan transparan dengan venasi yang jelas. Pada bagian ujung abdomennya kecil dan memanjang seperti ekor, mengalami metamorfosis tidak sempurna. Mengalami fase nimfa di air tetapi ketika dewasa ia dapat terbang.

Contoh: Aeshna sp (capung).

h) Ordo Neuroptera
Ciri ordo neuroptera adalah memiliki tipe mulut pengunyah, matanya besar, bagian abdomen sempit dan memanjang , memiliki sayap 2 pasang yang besar dan bervensi seperti jala, mengalami metamorfosis sempurna

Contoh: Chrysopa oculata (lalat bermata emas), Myrmeleon frontalis (undur-undur).

i) Ordo Lepidoptera
Ciri ciri ordo lepidoptera adalah memiliki 2 pasang sayap yang besar, memiliki pola warna yang beraneka ragam. Memiliki antena yang panjang tetapi tergulung di bawah kepala. memiliki tipe mulut penghisap. hewan ini mengalami metamorfosis sempurna,

Contoh Bombyx mori (kupu-kupu, kokonnya menghasilkan ulat sutera), Attaus atlas (kupu-kupu ulat sutera), Potoparce sexta (kupu tomat).

j) Ordo Diptera
Ciri ciri ordo diptera adalah memiliki 2 pasang sayap yang transparan dan berpangkal di mesotorak,  termasuk insecta kecil, memiliki tipe mulut penusuk, penghisap dan penjilat. mengalami metamorfosis sempurna. Termasuk hewan nocturnal yaitu hewan yang aktif di malam hari.

Contoh Musca domestica (lalat rumah), Drosophyla melanogaster (lalat buah), Tabanus sp (lalat kandang), Anopheles sp (nyamuk Malaria), Aedes aygepti (nyamuk demam berdarah), Culex sp.

k) Ordo Siphonoptera
Ciri ciri siphonoptera adalah insecta yang tidak memiliki sayap, dapat melompat, bagian abdomen besar sementara kepala dan dada kecil. Memiliki tipe mulut penusuk dan penghisap. Bersifat ektoparasit pada burung, reptil dan mamalia. Hewan ini mengalami metamorfosis sempurna.

Contoh: Pulex iritans (pinjal manusia), Ctenocephalus canis (pinjal anjing), Ctenocephalus felis (pinjal kucing), Xenopyllacheopsis (pinjal tikus).

l) Ordo Coleoptera
Ciri ciri coleoptera adalah memiliki sayap 2 pasang, dimana bagian sayap depan heras sementara sayap belakangnya tipis layaknya membran, sayap ini akan terlipat bila sedang istirahat. Mengalami metamorfosis yang sempurna

Contoh: Necrophorus sp (kumbang sampah), Coccinela sp, Hippodamia sp (kumbang predator hama tumbuhan), Lytta vesicatoria (kumbang Spanyol).

 m) Ordo Hymenoptera
Ciri ciri hymenoptera adalah hidup secara berkoloni dan beberapa secara soliter. memiliki sayap 2 pasang yang tipis seperti membran, memiliki tipe mulut pengunyah dan penjilat, mengalami metamorfosis sempurna.

Contoh: Apis indica, Apis mellifera (lebah madu), Monomorium sp (semut hitam), Vespula maculate (Jawa: tawon endas).

bagian bagian tubuh lebah

gambar bagian – bagian tubuh lebah.

 

Peranan Arthropoda
Berikut ini adalah beberpa jenis arthropoda yang sangat bermanfaat bagi manusia.
1) Crustacea
Dapat dijadikan sumber protein hewan dan memiliki nilai jual yang sangat tinggi.
Contoh: udang, kepiting, lobster.
Dapat menjadi sumber makanan ikan bagi industri perikanan Contoh :
Microcrustacea adalah komponen pembentuk zooplankton
2) Myriapoda
Hewan – hewan pada kelas ini dapat membantu dalam penguraian sampah organik menjadi lebih cepat karena sampah – sampah tersebut akan diuraikan menjadi partikel yang lebih kecil 
Contoh: luwing/lipan.
3) Arachnida
Sementara itu kelas arachnida lebih banyak merugikan karena dapat menjadi ektoparasit pada hewan ternak, ia juga sering mengotori rumah penduduk dengan sarangnya. Contoh : laba = laba

4) Insekta
Kelas insecta yang begitu banyak anggotanya juga dapat bersifat ganda, ada yang menguntungkan dan ada juga yang bersifat merugikan bagi manusia


a) Insecta yang menguntungkan
Dapat menghasilkan minuman obat contoh lebah madu serta ada juga yang menghasilkan serta sutera untuk pembuatan kain contoh kupu – kupu.

Ada juga insecta yang dapat membantu mengatasi hama tanaman secara alami yaitu kepik daun yang suka makan kutu daun.
Ada juga yang dapat mengubah sampah organik menjadi pupuk contoh : kumbang kotoran

Ada juga yang dapat menjadi media pengobatan.  Contoh: lebah hutan (Aphis mellifera) yang digunakan sengatnya dapat menjadi alat terapi
Belalang kayu dapat menjadi sumber protein hewani yang dibutuhkan


b) Insecta yang merugikan
Beberapa jenis insecta dapat merugikan manusia karena menjadi penular beberapa penyakit yang cukup berbahaya Contoh: nyamuk Anopheles sp, nyamuk Aedes aygepti, nyamuk Culex sp, lalat tsetse, lalat tabanus, dan lalat rumah.
Ada juga insecta yang suka memakan tanaman budidaya sehingga harus dimusnahkan.  Contoh: ulat/larva Lepidoptera memakan berbagai dedaunan, kumbang kelapa memakan bagian pucuk pohon kelapa, walang sangit mengisap cairan biji padi yang masih muda.

Demikianlah materi mengenai filum Arthropoda dan peranan insecta semoga mudah dipahami.

Artikel Sebelumnya

Pengertian sel , Membran Sel, Organel Sel

Ciri ciri hewan mamalia

Pencemaran Tanah

Tuesday, 27 January 2015

Materi filum annelida (lengkap)

Annelida – Ciri – ciri annelida adalah memiliki tubuh yang bersegmen, bersifat triploblastik, hidupnya di air, darat dan di laut. sistem pencernaan, sistem saraf dan eksresi sudah berkeembang dengan baik, beberapa jenis annelida ada yang bersifat parasit bagi makhluk hidup walaupun ada juga yang hidup bebas. Alat reproduksinya sudah terpisah walaupun ada juga yang bersifat hermaprodit dan memiliki sistem peredaran darah tertutup.

Klasifikasi Annelida

Pembagian kelas Annelida ada 3 kelas yaitu kelas Polychaeta, kelas oligochaeta dan kelas Hirudinae. Kita akan bahas masing – masing kelas annelida tersebut.

1) Kelas Polychaeta
Ciri – ciri anggota kelas Polychaeta adalah memiliki tubuh memanjang hingga 30 cm, bersegmen – segemen, dan pipih dosiventral. Biasanya tinggal di sekitar pantai, di pasir dan lubang – lubang batu di pinggir pantai.. Dalam mencari makan hewan ini aktif di malam hari. Pada bagian lateral terdapat rambut – rambut (setae). Parapodia sering dimanfaatkan untuk menggali pasir dan celah batu.

Sistem pencernaannya sudah lengkap karena memiliki mulut  sampai esofagus serta anus. Sistem pernafasannya terjadi secara difusi dari permukaan kulitnya. Sistem sirkulasinya terdiri ats pembuluh darah dorsal serta pembuluh darah ventral dan terhubung pada kanal – kanal di setiap segmennya. Sistem ekskresinya menggunakan sepasang nefridium pada tiap segmen kecuali pada segmen terakhir dan pertama. Cacing ini menggunakan sistem saraf tangga tali. Sistem reproduksinya terjadi secara gonochoris dan fertilisasi eksternal ketika berada di dalam air. Contoh spesies Nereis sp.

gambar nereis sp

gambar nereis sp
2) Kelas Olygochaeta
Ciri – ciri cacing kelas ini adalah memiliki tubuh gilig, terdapat segmen dan memiliki panjang tubuh mencapai 10 hingga 25 cm. Tempat tinggalnya di darat maupun di air tawar. Terdapat setae pada setiap segmen tubuhnya. Letak mulutnya ada di ujung anterior dan letak anus pada ujung posterior. Sistem pernafasan terjadi secara diffusi menggunakan kulit tubuhnya. Peredaran darah terjadi secara tertutup menggunakan 5 pasang jantung yang berotot. Sistem ekskresinya menggunakan sepasang nefridium dan sistem sarafnya menggunakan saraf tangga tali.

Contohnya spesies : Lumbricus terrestris (cacing tanah), dan Pheretima sp (cacing tanah).

Cacing tanah memiliki sifat hermaprodit waalaupun demikian ia tidak dapat membuahi dirinya sendiri. Kopulasinya terjadi dengan cara 2 cacing yang saling bertukaran sperma dan ditampung pada kotak sperma (vesicular seminalis). Setelah melalui proses fertilisasi selanjutnya terbentuklah kokon di area klitelium. Sperma tersebut kemudian membuahi ovum dan terbentuklah zigot yang akan berkembang menjadi cacing kecil di dalam kokon. Kokon kemudian diletakkan di tanah yang lembab agar anak cacing tersebut dapat bertahan hidup.

 
3) Kelas Hirudinae
Cacing hirudinae memiliki ciri ciri bentuk tubuhnya pipih dorsiventral, memiliki segmen tubuh sebanyak 33, terdapat alat hisap anterior dan posterior. Bersifat hermaprodit dan melakukan kopulasi dengan cara respirok layaknya cacing tanah. Proses fertilisasi juga terjadi secara internal dimana kokon akan berkembang di dalam kokon. Mulutnya terbagi menjadi 3 rahang. Ciri khususnya adalah dapat menghasilkan zat antikoagulan untuk mencegah pembekuan daarah pada mangsanya, cacing ini mampu menghisap darah sebanyak 3 kali berat tubuhnya. Oleh karena itu cacing ini bersifat parasit pada hewan maupun manusia. Pada saluran pencernaan sudah terdapat mulut (alat hisap), lambung, usus , rektum dan anus. Pada sistem saraf menggunakan tangga tali, alat ekskresinya berupa nefridia yang terletak hingga ruas ke 7.

Contoh spesies adalah Hirudo medicinalis (lintah) dan  Haemadipsa (pacet).
Peranan Annelida
Cacing sangat berperan penting dalam membantu penyuburkan tanah pertanian dengan mendegradasi sampah organik menjadi zat anorganik dan membuat aerasi tanah menjadi lebih baik untuk lahan pertanian. Cacing juga banyak dibudidayakan untuk makanan ikan karena mengandung lemak. Selain itu cacing juga sering dijadikan sebagai obat tipes yang dikemas dalam bentuk kapsul. Cacing juga sejak dulu dijadikan sebagai alat untuk menyedot darah kotor di bagian tubuh manusia.

Sebaliknya lintah dapat bersifat merugikan karena menghisap darah hewan lainnya.

Demikianlah pembahasan mengenai materi Annelida, semoga kita semua menjadi lebih paham

Artikel sebelumnya

Ciri ciri hamil muda

Protista Mirip jamur

Ciri ciri jamur

Materi Mollusca (lengkap)

Mollusca – Molusca disebut sebagai hewan yang memiliki tubuh lunak karena tidak memiliki rangka tubuh dan hidup pada wilayah daratan, perairan tawar maupun di lautan.

Ciri – ciri mollusca

1. Tubuhnya simetris bilateral

2. Memiliki cangkan yang berkapur sebagai tempat tinggalnya walaupun ada juga yang tidak bercangkang.

3. memiliki sistem respirasi, sistem ekskresi dan sistem pencernaan yang sudah kompleks

4. Memiliki sistem peredaran darah terbuka dimana jantungnya terbagi menjadi beberapa ruangan

Klasifikasi Mollusca
Filum mollusca dapat dibagi kedalam 7 kelas yaitu kelas Aplacophora, kelas Monoplacophora, kelas Cephalopoda dan kelas Pelecypoda. berikut ini pembahasa mengenai kelas mollusca.

1) Aplacophora
Cifri khusus kelas Aplacophora adalah tubuhnya yang mirip dengan cacing dan tidak memiliki cangkang karena hanya diselubungi oleh mantel yang liat.

2) Kelas Monoplacophora
Ciri khusus kelas monoplacophora adalah memiliki cangkang tunggal di satu sisinya dan terdapat insang ganda.

3) Kelas Polyplacophora
Ciri kelas Polyplacophora adalah memiliki tubuh yang simetris bilateral kakinya terletak di ventral memanjang, bagian dorsal terlindungi oleh papan berkapur, pada ruang mantelnya memiliki insang. Cacing ini hidup di laut dengan cara menempel pada batu dengan melingkarkan bagian tubuhnya. Jenis kelamin cacing ini adalah dioesius walaupun beberapa spesies bersifat hermaprodit. Proses fertilisasi terjadi secara eksternal dengan sekali bertelur dapat mencapai 200.000 butir.

Contoh spesies Cryptochiton sp (Chiton).
4) Kelas Scaphopoda
Ciri kelas Scaphopoda memiliki cangkang yang berbentuk pena serta terdapat gading gajah yang panjang., memiliki kaki lancip untuk menggali lumpur, kelas ini dapat hidup ada kedalaman laut 5000 m. Jenis kelaminnya memiliki sifat diesis dan mengalami bentuk larva trokofor.

Pada bagian mulut terletak tentakel yang berfungssi untuk menangkap mikroflora dan mikrofauna. Alat pernafasannya adalah rongga mantel serta tidak terdapat insang.

Contoh spesies Dentalium sp (siput pena).


5) Gastropoda (hewan berkaki perut)
Ciri ciri kelas gastropoda adalah memiliki kaki otot yang berbentuk pipih untuk merayap, memiliki cangkok, kepalanya terdapat tentakel sebanyak 2 atau empat. Di lubang mulutnya terdapat gigi radula (lidah parut) yang berfungsi mengunyah makanan. Terdapat bintik mata untuk fotoreseptor yang ada pada ujung tentakelnya yang panjang, ia juga memiliki tentakel yang pendek berfungsi untuk kemoreseptor.

Alat pernafasannya adalah insang atau paru – paru sesuai pada tempat tinggalnya. Jenis kelaminnya merupakan diesis atau hermaprodit ovipar.Contoh spesies Achatina fulica (bekicot), Lymnaea javanica (siput air tawar), Vaginulla sp (siput telanjang) dan Fissurella sp (siput laut)

 

gambar anatomi gastropoda

gambar anatomi gastropoda

 

6) Cephalopoda (hewan berkaki di kepala)
Keunikan hewan kelas ini adalah karena kakinya yang terletak di bagian kepala, kemudian terdapat tentakel di kepalanya sebanyak 8 atau 10 buah yang berfungsi untuk menangkap mangsanya dan membela diri. Hewan cephalopoda tidak memiliki cangkang kecuali spesies Nautilus sp. Hewan ini juga memiliki cairan tinta untuk mengecoh mangsanya. kelaminnya terpisah dan tidak mengalami fase larva. Hewan cephalopoda juga dapat mengubah warna tubuhnya karena ia memiliki sel pembawa warna (kromatofora).

Contoh spesies Loligo sp (cumi-cumi), Nautilus sp dan Octopus sp (gurita)

anatomi cumi cumi

gambar anatomi cumi cumi

 

7) Pelecypoda (hewan berkaki pipih)
Berbeda dengan beberapa kelas sebelumnya dimana Pelecypoda memiliki kaki yang pipih layaknya kampak. Ia juga memiliki 2 katup cangkang sehingga disebut bivalvia. Insangnya berbentuk lembaran sehingga disebut lamellibranchiata. Tubuhnya berbentuk simetri bilateral dan hidup pada air tawar atau di dalam laut. Untuk menggerakkan cangkang hewan ini menggunakan  otot aduktor yang terdapat pada posterior dan anterior. Otot ini sekaligus berfungsi untuk mengatupkan cangkangnya

Lapisan cangkang pelecypoda terbagi 3 yaitu

a. Periostrakum: lapisan terletak paling luar dan tipis,serta memiliki warna gelap.
b. Prismatik: lapisanterletak di tengah dan tebal, lapisan ini disusun oleh kristal kalsium karbonat (CaCO3) berbentuk prisma.
c. Nakreas: lapisan dalam,disinilah tempat penghasil mutiara.

Adapun sistem saraf Pelecypoda terdiri dari:
a. Ganglion anterior: saraf ini terletak di sebelah ventral lambung
b. Ganglion pedal: saraf ini terletak di kaki
c. Ganglion posterior: terletak di sebelah otot duktor posterior.
Contohnya spesies Chima sp (remis) dan Pinctada margaritifera (kerang mutiara).

anatomi pelecypoda

gambar anatomi pelecypoda

Peranan Mollusca
Beberapa jenis mollusca ada yang bermanfaat bagi manusia seperti cumi – cumi, kerang serta siput karena dapat dikonsumsi manusia yang mengandung protein hewani. kerang mutiara juga dapat memproduksi mutiara dengan harga yang tinggi. Manfaat lainnya adalah cinderamata yang dibentuk dari cangkang.

Namun beberapa spesies juga merugikan karena dapat mengganggu pertanian dimana siput ataupun keong dapat merusak tanaman budidaya dan juga dapat menjadi perantara penyakit seperti yang dilakukan oleh Lymnaea sp.

Artikel sebelumnya

Fungsi Sel darah merah

Perbedaan Sel prokariotik dan sel eukariotik

Sejarah Biologi Sel

Monday, 26 January 2015

Materi Nemathelminthes (cacing gilig) lengkap

Nemathelmintes – Nemathelmintes adalah cacing giling yang memiliki ciri ciri sebagai berikut : Tubuhnya berbentuk giling (bulat panjang), tubuhnya bilaterah simetris, tidak memiliki segmen, bersifat triploblastik, dan memiliki rongga tubuh semu. Cacing giling ada yang hidup secara bebas di air atau di dalam tanah dan ada juga yang bersifat parasit pada hewan dan manusia. Ukuran cacing ini sangat kecil dan terdapat kutikula pada lapisan tubuhnya.

Sistem saluran pencernaannya sudah sempurna dan pada ujung mulutnya terdapat gigi pengait dan anus pada ujung tubuh (posterior). Proses pernafasan cacing ini terjadi secara difusi melalui seluruh bagian tubuhnya. Alat transportasi menggunakan cairan tubuh yang mirip dengan darah. Adapun sistem reproduksi nemathelmintes dilakukan secara seksual karena jenis kelaminnya sudah terpisah, dari segi ukuran cacing betina lebih besar dibandingkan dengan cacing jantan.


Klasifikasi nemathelminthes

Adapun filum nemathelmin dapat dibagi menjadi 2 kelas saja yaitu :Aphasmidia dan phasmidia, berikut ini penjelasannya.
Filum Nemathelminthes terdiri dari dua kelas, yaitu:

1) Aphasmidia
Cacing jenis ini kurang banyak dikenali sehingga yang banyak di bahas adalah kelas kedua

2) Phasmidia
Terdapat banyak sekali spesies yang masuk dalam golongan Phasmidia sepertiFilaria buncrofti,  Ascaris lumbricoides, Trichinella spiralis, Ancylostoma duodenale, Enterobios vermicularis.  .

1 Ascaris lumbricoides
Cacing ini dikenal sebagai cacing perut karena bersifat parasit pada bagian usus halus manusia, ukuran cacing betina selalu lebih besar dibandingkan dengan jantan. Tubuhnya bisa memiliki panjang hingga 25 cm dengan diameter sampai 0,25 cm. Perkembangbiakannya sangat cepat karena dapat menghasilkan telur sampai 200.000 butir telur.

Daur hidup Ascaris lumbricoides:
Telur yang keluar dari pencerita cacing ini bersama dengan feses kemudian bila ia termakan kembali maka telur akan masuk dan sampai di usus akan menetas menjadi larva masuk ke dalam darah bersama aliran darah menuju ke jantung dan masuk ke paru – paru hingga sampai di usus lagi menjadi cacing dewasa.


2 Ancylostoma duodenale
Ancylostoma duodenale adalah cacing yang secara spesifik hidup pada wilayah tambang dengan ciri ciri tubuh dapati mencapai panjang 1,5 cm. Sifatnya parasit pada tubuh manusia. Gigi kait yang ada pada mulutnya membuatnya dapat menempel pada dinding usus manusia untuk menghisap darah dari sang inang. dampak sari cacing ini adalah membuat kita terkena anemia. Proses penularannya adalah cacing masuk melalui kaki yang tidak menggunakan pengalas kaki.


Daur hidup Ancylostoma duodenale

Sebuah telur yang dikeluarkan dari feses masuk ke dalam tanah kemudian seseorang menginjak tanah tersebut tanpa alas kaki, akibatnya larva masuk menembus kulit telapak kaki dan bergerak hingga ke jantung melalui darah dan masuk ke paru – paru dan ada juga yang tertelan masuk ke lambung mencapai usus untuk menjadi cacing dewasa.


3 Enterobios vermicularis
Cacing ini disebut juga cacing kremi memiliki panjang sekitar 1 cm untuk betina sedangkan cacing jantan memiliki panjang 0,5 cm,  yang bersifat parasit pada organ usus besar manusia. Saat bertelur maka telurnya akan bermigrasi atau pindah ke daerah sekitar anus dan dapat menyebabkan gatal. banyak orang yang tidak sengaja menggaruknya dan lupa cuci tangan sehingga telurnya kembali masuk ke dalam tubuh


4 Wuchereria bancrofti
Cacing ini disebut cacing filaria yang menjadi penyebab penyakit kaki gajah (filariasis, elefantiasis) yang memiliki ciri – ciri terjadi pembengkakan pada wilayah kaki. Proses pembengkakan di karenakan populasinya yang banyak hidup dan menyumbat saluran getah bening. Jika cairan getah bening menumpuk maka akan terjadi pembengkakan organ tersebut seperti kaki ataupun skrotum.

Siklus cacing filaria

gambar siklus cacing filaria penyebab kaki gajah

5) Trichinella spiralis

Cacing ini bersifat parasit pada manusia dapat menyebabkan infeksi trichinosis.  Cacing ini memiliki sistem pencernaan yang sudah sempurna, bernafas secara fdifusi dan memiliki nefridium  sistem saraf tangga tali sebagai alat ekskresi

Peranan Nemathelminthes
Sangat banyak sekali jenis cacing nemathelminthes yang bersifat parasit dan merugikan karena dapat menyebabkan berbagai penyakit seperti  anemia, filariasis, ascariasis, dan trichinosis sehingga perlu waspada terhadap penyebarannya ke tubuh.

Demikianlah pembahasan lengkap mengenai materi Nemathelmintes semoga anda mudah memahaminya.

Artikel sebelumnya

Contoh Bioteknologi Modern

Penyakit Tonsilitis

Perbedaan Transpor aktif dan transfor pasif

Pembahasan Platyhelminthes (lengkap)

Platyhelminthes – Platihelmintes memiliki nama lain yaitu cacing pipih dimana ciri ciri platyhelmintes adalah memiliki tubuh yang pipih, termasuk dalam golongan triploblastik karena memiliki 3 lapisan jaringan yaitu epidermis, mesodermis dan endodermis. Hewan ini ada yang bersifat parasit baik pada hewan maupun manusia. Cacing ini tidak memiliki rongga tubuh sebenarnya tetapi sudah memiliki sistem ekstresi, saraf dan repdoduksi. Cacing yang bersifat parasit biasanya sistem pencernaannya kurang berkembang.

Klasifikasi platyhelminthes

Filum Platyhelminthes dibagi menjadi 3 kelas yaitu kelas Turbellaria, kelas Trematoda dan kelas Cestoda. Berikut ini pembahas semua kelas tersebut

1) Kelas Turbellaria
Cacing turbellaria sering disebut cacing berbulu getar karena bagian tubuhnya ditutupi oleh rambut getar. , ciri tubuhnya pipih dan hidup pada air tawar yang jernih dan tenang.

Contoh kelas turbellaria : Dugesia sp (Planaria sp).

Planaria adalah hewan yang bertubuh kecil, bentuknya simetri bilateral, hidup pada air tawar, terdapat silia yang menutupi tubuhnya, bagian kepala berbentuk segitiga dan terdapat sepasang bintik mata, otak dan semacam cuping telinga (auricula) dikepalanya. Memiliki sistem saraf tangga tali karena terdapat ganglion sepasang di otak dan 2 lanjutan serabut saraf yang memanjang ke bagian posterior . Adapun sistem pencernaannya terdiri atas, mulut, faring dan usus yang bercabang – cabang (gastrovaskuler) tetapi tidak memiliki anus.

Adapun sistem ekskresinya terdiri dari saluran memanjang sepasang dan bermuara pada pori di permukaan tubuh yang disebut dengan sel api. Cacing planaria mempunyai kemampuan renerasi tubuh yang sangat tinggi sehingga apabila tubuhnya terpotong maka ia dapat memulihkannya dalam waktu yang cepat.

Sistem reproduksi planaria adalah hermaprodit karena satu individu menghasilkan sel ovum dan sperma sekaligus.
2) Kelas Trematoda
ciri ciri anggota Trematoda adalah bentuk tubuhnya yang pipih seperti daun, terdapat alat hisap pada bagian anterior dan alat hisap pada bagian posterior. Saluran pencernaannya tidak berkembang dengan baik, tubuhnya ditutupi oleh kutikula yang tidak bersilia. namun semua anggota kelas ini bersifat parasit pada hewan dan manusia.


Contoh trematoda adalah  Fasciola hepatica (cacing hati). Cacing ini hidup secara parasit pada hati domba dimana ia menjadikan siput air sebagai inang perantara penyebarannya. Perkembangbiakannya secara hermaprodit.

a. Fasciola hepatica

Daur hidup Fasciola hepatica (cacing hati) sebagai berikut :

Awal mula dimulai dari cacing dewasa yang bertelur pada bagian empedu domba, setelah itu telurnya keluar bersamaan dengan feses. Jika jatuh pada tempat yang sesuai maka telur tersebut akan menetas menjadi larva mirasidium. larva mirasidium inilah yang akan masuk ke dalam tubuh siput air (Lymnaea sp), ia kemudian berubah menjadi sporokista di dalam tubuh siput. Di dalam sporikista tersebut terbentuk redia, redia ini tumbuhan menjadi serkaria kemudian keluar dari dalam tubuh siput dan menempelkan dirinya pada tanaman air untuk berubah menjadi metaserkaria. metaserkaria kemudian akan membentuk kista.

Saat seekor ternak memakan rumput yang mengandung kista tersebut dan masuk ke dalam empedu ternak dan berubah menjadi cacing dewasa.


b. Clonorchis sinensis
Cacing jenis ini bersifat parasit pada hati manusia, cacing ini menjadikan siput dan ikan sebagai inang perantaranya. Cacing ini juga memiliki daur hidup yang sama dengan cacing Fasciola hepatica, perbedaannya metaserkaria masuk ke tubuh ikan. Hal ini menjadi ancaman bagi penggemar ikan meentah seperti pendudukan jepang, cina, maupun cina dan taiwan.
c. Schistosoma haematobium (cacing darah),

Sesuai dengan namanya cacing jenis ini hidup pada darah makhluk hidupgambar daur hidup cacing darah

gambar daur hidup cacing darah

d.  Paragonimus westermani (cacing paru-paru),
Cacing ini bersifat parasit pada paru-paru.


3)  Kelas Cestoda
ciri ciri kelas cestoda adalah bentuknya yang memanjang menyerupai pita sehingga disebut cacing pita. tubuhnya bersegmen – segmen dan setiap setiap segmen disebut proglotid. Pada bagian anteriornya terdapat kepala yang dilengkapi dengan kait serta alat isap. Cacing ini dikenal sebagai hermaprodit. Adapun proglotid dewasa terletak di bagian belakang jauh dari kepala, dibagian ini terdapat alat reproduksinya. Sistem pencernaan cacing ini tidak berkembang sehingga ia membutuhkan  makanan dari inangnya dengan cara menghisap zat makanan dari seluruh tubuhnya.

Proses perkembangbiakannya dimulai dari Proglotid dewasa yang memiliki embrio keluar dari inang bersamaan dengan feses kemudian dikonsumsi oleh sapi. Sampai di usus sapi telur akan menetas menjadi larva heksakan kemudian ia merembes  masuk dalam aliran darah melalui dinding usus sampai ke bagian jaringan otot lurik. di dalam otot ini larvamengubah dirinya menjadi kiste disebut sisterkus.

Bila sseseorang mengonsumsi daging yang mengandung sisterkus maka ia akan pecah di dalam tubuh karena tercerna, sementara itu larva cacing keluar untuk berkembangbiak di usus 12 jari untuk mencari makanan.
b) Taenia solium (cacing pita babi)
Cacing ini dapat menjadi parasit pada bagian usus halus manusia. secara morfologi bentuknya mirip dengan Taenia saginata, perbedaannya terletak pada bagian kepala karena terdapat kait, inang perantara cacing ini adalah babi dan dapat tumbuh hingga 3 meter.

Daur hidup cacing pita

c) Diphyllobothrium latum,

cacing ini bersifat parasit pada manusia yang menjadi inang perantara nya adalah ikan.
d) Echinococcus granulosus

Cacing ini dapat menjadi parasit pada bagian usus anjing
Peranan Platyhelminthes
Anggota filum Plathyhelminthes banyak yang merugikan manusia karena dapat menjadi parasit pada hewan ternak dan pada manusia sehingga ia harus dicegah pertumbuhannya.

Demikianlah pembahasan mengenai Filum Platyhelminthes, semoga anda dapat dengan mudah memahami materi ini.

Artikel sebelumnya

Hewan invertebrata

Pengertian DNA , Perbedaan DNA dan RNA

Ciri ciri reptil

Mengenal Filum Coelenterata (lengkap)

Coelenterata – Ciri ciri coelenterata adalah sebagai berikut : Coelenterata adalah makhluk yang hidup di laut walaupun ada sebagian yang hidup di air tawar.Coelenterata masuk dalam golongan diploblastik. Susunan tubuh bagian luarnya memiliki sel epidermis serta di lapisan bagian dalam berupa gastrodermis. Coelenterata memilikiperbedaan dibandingkan dengan porifera dimana walaupun sama – sama berongga tetapi coelenterata hanya memiliki satu lubang untuk semua aktivitas seperti makan dan sebagai pembuangan. Ciri – ciri lain adalah pada bagian lapisan luar yaitu lapisan epidermis memiliki sel yang berperan menghasilkan sengat. Sengat ini adalah pertahanan tubuh terhadap musuhnya.

Diantara lapisan epidermis dan gastrodermis ada lapisan yang disebut mesoglea biasanya memiliki beberapa sel. Keunikan coelenterata adalah ia mengalami pergiliran keturunan antara fase polip dan medusa, dimana pada fase polip memiliki bentuk silindris di bagian proksimal dan melekat pada suatu tempat, pada bagian distal ada mulut yang dikelilingi oleh tentakel. Sedangkan pada fase medusa biasanya berbentuk layaknya payung dimana bagian sisi tengah bawah ada mulutnya, pada fase ini ruang pencernaan berupa saluran radial yang memiliki 4 cabang utama dan kesemuanya bermuara di saluran sirkuler.


Reproduksi Coelenterata

Coelenterata adalah hewan yang dapat melakukan perkembangbiakan secara seksual maupun aseksual. Proses reproduksi seksual terjadi dengan cara membentuk sperma dan ovum dan bertemu menjadi zigot dan menjadi individu yang baru. Beberapa jenis coelenterata merupakan hermaprodit dimana satu individu menghaslkan sendiri ovum dan spermanya, tetapi ada juga yang gonochoris dimana ovum dan sperma dihasilkan dari individu yang berbeda.  Sedangkan reproduksi secara aseksualnya terjadi dengan pembentukan tunas, setelah tunas membesar maka ia akan melepakan diri dari induknya untuk tumbuh menjadi individu yang baru.

Klasifikasi coelenterata
Coelenterata dapat dibagi menjadi 3 kelas yaitu sebagai berikut :
1) Kelas Hydrozoa:

Ciri ciri hydrozoa adala berupa polip, hanya sebagian kecil saja yang berbentuk medusa dan selalu hidup berkoloni. Habitat asliHydrozoa di air tawar,walaupun ada sebagian yang hidup di laut. Hydrozoa biasanya hidup dengan cara menempel pada benda yang hidup dalam air, contohnya tanaman air. Cara reproduksi Hydrozoa secara aseksual melalui tunas, sedangkan secara seksualnya dengan menghasilkan sperma dan ovum tetapi ada juga yang hermaprodit.

Contoh Hydrozoa adalah

a. Hydra viridis (Hydra hijau): hidup tidak berkoloni pada air tawar seperti di kolam atau sungai yang arusnya tenang
b. Hydra fusca (Hydra coklat)
c. Hydra attenuate (Hydra bening)
d. Obelia sp: memiliki bentuk yang mirip dengan batang yang bercabang

2) Kelas Scyphozoa:

Ciri ciri kelas Scyphozoa adalah memiliki bentuk tubuh mirip mangkuk yang terbalik. mengalami fase medusa yang dominan dibandingkan dengan fase polip. Tempat tinggalnya di laut , reproduksinya seksual dan aseksual dan mengalami pergiliran keturunan.
Contohnya Scyphozoa adalah Aurelia aurita (ubur-ubur).

Proses pergiliran keturunan Aurelia dimana aurelia dewasa merupakan fase medusa. Prosesnya diawali dengan Aurelia jantan menghasilkan sperma sedangkan aurelia betina menghasilkan ovum. Saat sperma berhasil membuahi ovum maka terbentuklah zigot, zigot ini kemudian mengalami pembehana diri beberapa kali hingga terbentuk sel yang berbentuk bola disebut blastula. Blastula kemudian mengalami pertumbuhan menjadi larva yang bersilia. Larva ini akan mencari tempat yang tepat untuk tumbuh menjadi polip. Polip kemudian tumbuh secara menetap hingga membesar dan membentuk kuncup – kuncup yang baru disebut strobilasi). Lama kelamaan kuncup ini akan melepaskan diri satu persatu ke air menjadi efira, efira kemudian berubah menjadi medusa dan tumbuh menjadi medusa yang dewasa.

daaur hidup ubur ubur

gambar daur hidup ubur – ubur


3) Kelas Anthozoa:

Kelas anthozoa memiliki ciri ciri dimana ia berbentuk polip, merupakan hewan laut yang termasuk dalam golongan hewan karang dan anemon laut. hewan ini tidak memiliki tangkai, tubuhnya dibungkus oleh skeleton eksternal biasa disebut karang. Antozoa memiliki tentakel di sekitar mulutnya. bentuk mulutnya memanjang dan bermuara di dalam tabung stomedeum.

Contoh kelas anthozoa adalah Fungia sp, Meandrina sp., Acrophora sp, Euplexaura antipathies (akar bahar), Stylophora sp,

Peranan Coelenterata bagi kehidupan bagi manusia
Salah satu contoh coelenterata adalah karang memiliki manfaat dapat mencegah terjadinya abrasi ombak di pinggir pantai. Karang juga dapat menjadi tempat perkembangbiakan biota laut lainnya dan memperindah kehidupan bawah laut untuk objek wisata. Karang laut juga sering dijadikan bahan bangunan, membuat taman di rumah dan cinderamata berharga. Walaupun demikian hewan hydrozoa sering mengganggu pengunjung laut karena sengat yang dihasilkannya.

Demikianlah pembahasan mengnai Filum Coelentara  lengkap. semoga dapat membuat kita paham terhadap salah satu makhluk laut ini.

Artikel Sebelumnya

Struktur Kromosom

Proses Fotosintesis

Jaringan Ikat Longgar

Sunday, 25 January 2015

Kenali Filum Porifera (lengkap)

Porifera – Porifera adalah hewan metazoa, dimana seluruh permukaan tubuhnya memiliki pori, hewan ini hidup di dalam air laut. Spongebob adalah jenis porifera dilihat dari tubuhnya yang banyak pori – porinya.

Ciri ciri porifera : Tubuhnya memiliki bentuk layaknya tabung atau seperti vas bunga, termasuk dalam golongan diploblastik berdasarkan jaringan embrionalnya. Bagian lapisan luar tubuhnya memiliki sel – sel epidermis atau sering disebut pinakosit, sedangkan lapisan bagian dalam porifera (endodermis) ia tersusun dengan sel – sel leher (koanosit). Diantara kedua lapisan tersebut terdapat tengah yaitu gelatin. Di dalam gelatin ini banyak sel yang bentuknya menyerupai amoeba (Amoebosit) serta bahan pembentuk rangka tubuh. Lapisan tengah dari porifera kadang – kadang disebut mesenkim. Adapun bahan yang memberikan bentuk rangka pada porifera dibagi menjadi 2 macam yaitu zat spikula dan spongin.

Spongin mengandung protein sedangkan spikula mengandun zat kapur, adapun pori – pori yang ada pada permukaan tubuh porifera disebut dengan ostium, bagian ini merupakan tempat masuknya air yang akan membawa makanan masuk ke dalam tubuh porifera. Dari pori ini kemudian air akan bergerak masuk ke bagian dalam rongga tubuh yang disebut dengan spongosoel atau atrium.

Selanjutnya apabila air yang masuk ke spongosoel tersebut mengandung zat makanan, maka zat – zat ini akan dicerna oleh  sel koanosit. Sisa sari pencernaan tersebut akan bdibuang ke bagian spongosoel menuju ke luar tubuhnya melalui oskulum. Lihatlah penjelasan pada gambar berikut

Porifera

Gambar bagian – bagian porifera

Reproduksi Porifera


Porifera adalah makhluk hermaprodit, bagian tubuh koanosit memproduksi spermatozoid sedangkan bagian amoebosit memproduksi ovum. Zigot akan terbentuk ketika spermatozoid berhasil membuahi ovum. Setelah itu zigot akan berkembang menjadi embrio baru, embrio kemudian keluar dari induknya melalui bagian oskulum dan mencari tempat perlekatan yang baru untuk tumbuh menjadi individu yang baru lagi.

Adapun reproduksi secara aseksual dapat terjadi dengan cara membentuk tunas eksternal maupun tunas internal (gemmula). Pada kondisi tertentu dimana lingkungan sangat buruk untuk pertumbuhan porifera maka induknya akan matu selanjutnya tunas internal akan mencoba untuk bertahan tumbuh menjadi individu yang baru lagi.

Tipe – tipe saluran air Porifera yaitu :


1) Tipe asconoid: pada tipe ini ostium dihubungkan ke  bagian spongosoel oleh saluran yang lurus.
2) Tipe syconoid: pada tipe ini ostium dihubungkan ke spongosoel melalui saluran  bercabang-cabang.
3) Tipe leuconoid/rhagon: tipe ini ostium dihubungkan melalui  saluran bercabang-cabang bagian rongga yang memiliki hubungan langsung dengan spongosoel.

Klasifikasi Porifera

Klasifikasi porifera dibagi berdasarkan zat penyusun spikulanya, dimana porifera dibagi kedalam 3 kelas yaitu sebagai berikut :

1) Calcarea, porifera kelas ini memiliki spikula yang terbuat dari zat kapur/kalsium, tadapun  saluran airnya  yaitu asconoid. Contoh spesies : Grantia sp, dan Leucosolenia sp.
2) Hexactinellida, pada kelas ini spikula d dari sisusun oleh likat/kersik, sedangkan tipe saluran airnya  sycon. Contoh spesies Pheronema sp,
Euplectella sp dan Hyalonema sp.
3) Demospongia, tipe rangka terdiri dari spikula kersik dan/atau spongin. Zati penyusunnya dari zat kersik atau serabut songin, adapun tipe  saluran airnya adalah sycon atau leucon. Contoh spesies Spongilla sp, Euspongia sp, Euplexaura antipathies (akar bahar).

Peranan Porifera
Apa saja peranan Porifera bagi kehidupan manusia? belum banyak penelitian untuk mencari nilai ekonomis dari porifera. Hingga saat ini sponge baru dijadikan bahan penggosok untuk mandi dan dijadikan spons untuk membersihkan kaca. Contoh spesies yang digunakan untuk pembuatan spons adalah Spongilla sp, maupun Euspongia sp

Demikianlah pembahasan mengenai Porifera secara lengkap. Semoga anda dapat dengan mudah memahami Filum Porifera.

Artikel sebelumnya

Ciri ciri bakteri

Macam macam bakteri

Bakteri yang menguntungkan bagi manusia

Ciri ciri virus yang harus kita ketahui

Ciri – ciri virus – Dari hasil penelitian ditemukan bahwa sebagian bear virus yang ada di bumi mengandung sekitar 50 gen di bagian dalam selubung proteinnya.tetapi ada juga beberapa jenis virus yang memiliki hanya 3 gen dan ada juga yang memiliki sampai 300 gen di dalamnya. Virus dapat menyebabkan penyakit pada manusia, tumbuhan maupun hewan. Virus disebut benda mati karena pada saat ia berada di luar tubuh makhluk hidup, sedangkan ketika berada di dalam organisme hidup maka virus dapat melaksanakan aktivitasnya seperti memperbanyak diri. Hal ini melatarbelakangi bahwa virus adalah peralihan antara benda mati maupun makhluk hidup.

Berikut ini adalah Ciri-ciri virus:
1. Tidak memiliki bentuk sel (aseluler).
2. Memiliki ukuran antara (20 – 300) milimikron.
3. Terdapat satu macam asam nukleat saja yaitu ADN (asam dioksiribo nukleat) saja  atau ARN (asam ribo nukleat) saja
4. memiliki bentuk yang cukup bervariasi seperti; oval, memanjang, silindris, kotak dan lain-lainnya.
5.  Bagian tubuhnya terbagi menjadi 3 bagian yaitu bagian kepala, bagian kapsir (kulit selubung yang terdapat ADN atau ARN , serta bagian serabut ekor
Pembahasan Bagian – bagian virus

bagian - bagian virus

1. Bagian kepala.
Bagian kepala disebut kapsid, bagian kapsid dibungkus oleh selubung protein sekaligus memberikan bentuk tubuh virus. kapsid tersebut terdiri dari monomer, dimana monomer tersebut terdiri dari rantai polipeptida.

2. Isi tubuh.
Bagian dalam virus mengandung materi genetik, materi genetik ini membawa sifat – sifat yang dapat diturunkan berupa ADN saja atau ARN saja.

Adapun contoh virus yang hanya mengandung ADN saja adalah Herpes virus,Papova virus, Adeno virus, Pox virus.

Sedangkan virus yang hanya mengandung ARN adalah Reovirus, Paramyxo virus, Rhabdo virus,  Toga virus, Picorna virus.

Berbeda dengan sel dimana virus tidak memiliki organel seperti mitokondria, Retikulum dan sebagainya.

3. Ekor.
Bagian ekor virus berfungsi untuk kontak dengan organisme yang akan diserang. Bagian ekor memiliki tabung bersumbat dan memiliki serabut – serabut. Bentuk virus juga sangat beragam.

image

Gambar bentuk – bentuk virus

Demikianlah pembahasan mengenai ciri ciri virus sebaiknya diketahui.

Artikel sebelumnya

Ciri ciri Orang Sukses

Ciri ciri gymnospermae

Ciri ciri madu asli

Manfaat air kelapa muda untuk rambut dan ibu hamil

Tags

Manfaat air kelapa – Air kelapa muda merupakan minuman menyegarkan dan mudah dijumpai di Indonesia. Rasanya yang manis dan sedikit bersoda membuat siapa saja menyukai air kelapa muda. Namun ternyata air kelapa muda memiliki banyak sekali manfaat bagi kesehatan karena sering dikonsumsi oleh ibu hamil dan untuk merawat rambut menjadi lebih sehat. Artikel kali ini akan membahas manfaat air kelapa muda secara lengkap. Es kelapa muda ternyata masuk dalam jajaran 50 minuman terenak di dunia.

Manfaat air kelapa muda

1. Dapat mencukupi kebutuhan elektrolit tubuh karena mengandung kalium, magnesium, kalsium dan natrium.

2. Mencegah kegemukan karena mengandung kalori yang rendah

3. Mengatasi peradangan pada sistem pencernaan karena kandunga asam lauratnya membantu penyembuhan peradangan pada sistem pencernaan

4. Mampu mendinginkan suhu tubuh. Tidak heran bila musim panas minuman ini paling banyak dicari karena kemampunannya menurunkan suhu tubuh sekaligus menyembuhkan peradangan yang terjadi pada lambung

5. dapat mencegah dehidrasi karena karena air kelapa merupakan minuman isotonik yang alami

6. Mencegah diabetes. Walaupun air kelapa rasanya manis tetapi ia tetap rendah gula sehingga baik pagi penderita penyakit jantung maupun diabetes.
7. Dapat membantu mengurangi racun di dalam tubuh. BIla seseorang mengalami keracunan biasanya diberikan air kelapa muda. Hal ini benarkarena kandungan bioaktif di dalamnya dapat meningkatkan sistem metabolisme tubuh anda.

8. Air kelapa muda dapat menyembuhkan infeksi pada saluran urin baik itu yang ada pada ginjal maupun penyakit batu uretra.

manfaat air kelapa muda

Manfaat air kelapa untuk ibu hamil

1. Membantu mencegah ibu hamil dehidrasi

Kandungan cairan air kelapa seperti kalium, elektrolit, klorida, kalsium, sodium, riboflavin ternyata sama dengan cairan yang ada di dalam tubuh.Sehingga ia dapat membantu mencegah dehidrasi. Dehidrasi bagi ibu hamil dapat menyebabkan sakit kepala, kram dan dapat menyebabkan bayi lahir prematur. Oleh karena itu ibu hamil sebaiknya mengonsumsi air kelapa

2. Dapat menjadi anti diuretik alami

Seorang ibu hamil sering kami mengalami masalah pada saluran kemih. Nah dengan mengonsumsi air kelapa dapat membantu memperlancar pembuangan urin dan membersihkannya sekaligus mengeluarkan racun yang ada di dalam tubuh pada ibu hamil.

3. Mencegah berbagai penyakit

Di dalam air kelapa terdapat senyawa asam laurat yang dapat membantu melawat beberapa jenis penyakit. Asam laurat ini memiliki kemiripan yang ada pada ASI seorang ibu. dengan demikian maka ibu yang mengonsumsi air kelapa muda dapat mencegah diri dari penyakit berbahaya seperti HIV, protozoa giardia dan lain – lain.

4. Air kelapa dapat meningkatkan kerja sistem pencernaan

Saat seorang perempuan hamil maka plesenta akan menghasilkan hormon progesteron, kerja hormon ini memperlambat lambung sehingga saat mencerna makanan kontraksinya menjadi lambat. Rutin mengonsumsi air kelapa dapat meningkatkan proses pencernaan.

5. Meningkatkan kolesterol baik

Kandungan lemak dan kolesterol di dalam air kelapa sangan rendah sehingga ia dapat meningkatkan kolesterol yang baik di dalam tubuh anda..

Manfaat air kelapa hijau

1. Mengatasi kekurangan gizi. Beberapa penelitian telah membuktikan bahwa air kelapa hijau dapat membantu mengobati masalah kekurangan gizi dan dehidrasi. hal ini disebabkan karena kandungan elektrolit di dalam air kelapa hijau sama dengan yang dibutuhkan oleh tubuh kita.

2. dapat menambah energi. Minuman air kelapa hijau dapat memberikan energi tambahan bagi anda yang pekerja berat, selain itu air kelapa muda juga alami dan tidak mengandung pengawet seperti halnya minuman penambah elergi lainnya

3. Menyehatkan ginjal. BIla anda rutin mengonsumsi air kelapa hijau maka anda akan terbebas dari penyakit batu ginjal dan juga tekanan darah tinggi maupun stroke.

4. Dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh melalui anti bakteri dan antivirus allami yaitu asam laurat yang terdapat pada air keelapa hijau

5. Membantu mengatasi sakit kepala karena kandungan magnesium di dalam air kelapa muda.

6. Mengatasi radikal bebas. Radikal bebas merupakan zat yang cukup berbahaya bagi kesehatan manusia. nah dengan mengonsumsi air kelapa muda alami maka anda akan bebas dari pengaruh buruk radikal bebas.

Manfaat air kelapa untuk rambut

1. Membantu melembabkan rambut

Air kelapa muda yang dibilas pada rambut anda dapat mengatasi masalah rambut kering dan sering patah – patah. Bila anda menggunakannya secara rutin maka rambut akan menjadi lebih lembab.

2. Mencegah uban

Uban atau rambut putih biasanya mengenai orang yang sudah berumur tua. Tetapi masa kini rambut uban sudah banyak ditemukan pada usia remaja. Nah untuk mengatasi dan mencegah uban tersebut muncul anda dapat menggunakan santan dari kelapa yang sudah agak tua, tambahkan sedikit garam dan diamkan semalaman, esok hari baru anda gunakan untuk mengolesi rambut anda.

3. Membantu mencegah ketombe

Pertumbuhan ketombe di kelapa dapat dicegah melalui pemakaian air kelapa, kandungan vitamin C di dalam kelapa dapat menghilangkan ketombe. Ambillah santan dari setengah butir kelapa, tambahkan sedikit nanas dan jeruk nipis kemudian gunakan sebagai ramuan untuk menghilangkan ketombe anda.

Demikianlah banyak sekali manfaat air kelapa muda baik untuk kesehatan, ibu hamil dan rambut. Selamat mencobanya dirumah.

Artikel Sebelumnya

Manfaat daun sirih

Manfaat bawang putih

Manfaat jeruk Nipis

Saturday, 24 January 2015

Manfaat daun pepaya bagi kesehatan

Tags

Manfaat daun pepaya – Daun pepaya merupakan salah satu bagian dari pepaya yang sering dikonsumsi menjadi sayuran bergizi maupun sebagai obat. Rasanya yang pahit membuat sayur dari daun pepaya tidak banyak disukai kecuali benar – benar dibutuhkan saja. daun pepaya jenisnya menjari dan bersifat simetris ktika dilipat 2 sama besar. nah apa saja manfaat daun pepaya? kita akan bahas lebih lanjut

manfaat daun pepaya

Manfaat daun pepaya bagi kesehatan

1 Dapat mengobati jerawat di wajah

Bila anda memiliki banyak jeerawat di wajah maka anda cukup mengambil beberapa helai daun pepaya kemudian jemur beberapa benit dan tumbuk hingga halus. Tambahkan sedikit air bersih dan oleskan pada bagian jerawat sebagai masker.

2. Dapat mengobati demam berdarah

Daun pepaya sangat populer sebagai obat demam berdarah, caranya yaitu dengan mencampur 5 lembar daun pepaya dengan temulawak, meniran dan gula merah secukupnya. Rebuslah hingga semuanya masak, setelah dingin berikan minum kepada penderita demam berdarah.

3. Dapat mencegah penyakit kanker

Penyakit kanker yang cukup mematikan dpat dicegah bila anda rutin mengonsumsi daun pepaya baik masak ataupun yang masih muda. hal ini dikarenakan kandungan getah putih di dalam tangkai daunnya yang biasa disebut white milky latex dapat menjadi anti kanker.

4. Meningkatkan kesehatan sistem pencernaan

Bila anda mengalami masalah dengan sistem pencernaan karena banyak bakteri jahat yang masuk maka cukup dengan mengonsumsi air rebusan daun pepaya maka pencernaan anda menjadi sehat kembali. hal ini disebabkan karena zat karpin di dalam daun pepaya dapat membantu membunuh bakteri jahat yang masuk ke tubuh.

5. Meningkatkan nafsu makan

Bagi anak yang tidak memiliki nafsu makan tinggi maka dengan mengonsumsi sedikit daun pepaya yang ditambah dengan garam dapat meningkatkan nafsu makan anak anda.

6. Menormalkan tekanan darah

Bila anda memiliki tekanan darah tinggi maka cukup dengan membuat ramuan dari daun pepaya dengan merebus 1 liter daun pepepaya dan biarkan hingga air rebusan hingga 3 per 4 saja. Diamkan hingga dingin dan minum secara rutin. Untuk mengurangi ras pahitnya maka tambahkan gula merah.

7. Mengatasi nyeri haid

Nyeri haid sering dirasakan wanita ketika awal menstruasi. nah mengonsumsi campuran rebusan antara asam jawa dengan daun pepaya dapat membantu anda menurunkan rasa haid bagi kaum wanita.

8. Membantu melancarkan Produksi ASI

Bagi ibu yang baru pertama kali melahirkan biasanya memiliki asi yang kurang lancar. ketika awal menyusii sebaiknya anda mengonsumsi daun pepaya agar produksi asi menjadi lebih lancar.

9. Mebantu agar daging empuk

Bila memasak daging dan ingin daging tersebut menjadi lebih empuk maka anda cukup membungkus  daun pepaya yang telah di remas – remas bersama daging kambing atau sapi. Diamkan selama sekitar 1 jam baru anda masak.

10. membuat tulang dan gigi menjadi kuat

Nah bila anda ingin anggota keluarga memiliki tulang dan gigi yang kuat maka cukup rutin mengonsumsi sayur daun pepaya yang dibuat dengan cara apapun memasaknya.

Demikianlah banyak manfaat daun pepaya yang bisa kita ambil khasiatnya bagi tubuh dan kesehatan kita. Selamat mencoba

Artikel sebelumnya

Manfaat minyak kemiri

Manfaat kacang hijau untuk ibu hamil

Manfaat susu kambing etawa

Manfaat buah pepaya untuk diet dan ibu hamil

Tags

Manfaat buah pepaya – Buah pepaya adalah buah yang berasal dari meksiko, namun kini sudah tersebar ke seluruh penjuru dunia termasuk Indonesia juga mudah kita temukan. Buah pepaya termasuk makanan yang digemari karena dapat dikonsumsi dalam kondisi mentah maupun dengan cara dibuatkan sayur. Bagian buah peepaya yang bermanfaat adalah buahnya karna dikenal mengandung vitamin C yang tinggi. namun bagian daunnya juga tidak kalah berguna. Nah apa saja manfaat buah pepaya?

manfaat buah pepaya

1. Dapat meningkatkan kecehatan kulit

Kandungan vitamin A,C dan E di dalamnya dapat membantu membuat kulit menjadi cerah dan menghilangkan kusam serta melembabkan kulit agar tidak kering.

2. mengobati sembelit

Penyakit sembelit adalah masalah pada sistem pencernaan dimana anda sulit untuk BAB. Nah kandungan serta yang tinggi di dalam buah pepaya dapat memperlancar sistem pencernaan anda.

3. Membantu menjaga kesehatan mata

Bila anda orang yang selalu berhadapan dengan layar monitor maka mengonsumsi buah pepaya adalah solusinya karena kandungan Vitamin A di dalamnya dapat membuat mata selalu segar dan tetap sehat.

4. Membantu mengurangi radikal bebas

Radikal bebas yang berasal dari lingkungan cukup berdampak buruk pada tubuh terutama kulit yang mudah mengeriput. Nah dengan mengonsumsi buah pepaya yang tinggi kandungan antioksidan tersebut ternyata dapat mengurangi radikal bebas.

5. Mengatasi kulit memepuh

Bila secara tidak sengaja anda terkena panas tiba – tiba dan menyebabkan kulit melepuh maka anda dapat membuat ramuan dari kulit pepaya dengan cara mengambil bagian getahnya lalu oleskan pada bagian yang melepuh tersebut.

6. Meningkatkan nafsu makan

Bagi anda ataupun anak – anak yang kekurangan nafsu makan maka cukup dengan mengonsumsi daun peepaya beberapa lembar saja maka nafsu makan anda akan meningkat dalam waktu yang cepat.

7. Dapat mengobati sakit gigi

Cara penggunaannya adalah mengambil beberapa tetes getah daun pepaya kemudian teteskan pada kapas dan masukkan ke bagian gigi yang sakit. Biarka bekerja hingga seluruh bakteri penyebab sakit gigi hilang.

Manfaat buah pepaya untuk diet

Buah pepaya mengandung sekitar 11 % kandungan serat yang dibutuhkan oleh tubuh anda. Dengan demikian bila kebutuhan serat teerpenuhi maka anda akan mendapatkan sistem pencernaan yang selalu lancar. Dengan demikian maka proses diet menjadi lebih cepat, anda tidak perlu lagi mencari – cari lagi buah atau makanan lain yang mengandung serat tinggi karena di dalam buah pepaya sudah cukup.

Selain itu serat yang terdapat pada pepaya ini dapat mencegah gula darah naik dimana ketika gula darah naik maka anda akan memiliki pola makan yang tinggi dan tidak terkendali lagi. oleh karena itu jangan lupakan mengonsumsi buah pepaya agar pola makan anda menjadi lebih teratur dan berkurang.

Manfaat buah pepaya untuk ibu hamil

1. Membantu dalam mempercepat pencernaan protein

Salah satu masalah yang dihadapi ibu hamil adalah susahnya mencerna protein karena di dalam lambung kekurangan asam hidrokolat yang mencerna protein. Nah kandungan dari buah pepaya mampu mempercepat proses pencernaan protein yang masuk ke dalam lambung.

2. Mengeluarkan racun dari dalam tubuh

Kandungan zat pappain di dalam buah pepaya efektif untuk mengeluarkan racun yang masuk ke dalam tubuh. dengan demikian maka saat kehamilan tubuh menjadi lebih sehat bersama dengan calon bayi anda.

Demikianlah beberapa manfaat buah pepaya untuk diet dan untuk ibu hamil. Selamat mencoba

Artikel Sebelumnya

Manfaat tomat

Manfaat kulit manggis

Manfaat pisang

Manfaat daun salam untuk kesehatan dan diet

Tags

Manfaat daun salam – Daun salam merupakan salah satu rempah – rempah dari Indonesia yang sering dijadikan penyedap makanan agar armoanya menjadi lebih harum dan nikmat di makan. Daun salam berasal dari pohon yang berukuran sedang tetapi dapat tumbuh hingga 60 cm dan lebih. Ciri batangnya memiliki warna cokelat keabu – abuan. Daunnya tunggal dan berdapan satu dengan yang lainnya. Adapun helain daunnya berbentuk jorong sempit atau lanset. Nah apa saja manfaat dari daun salam ? kita akan bahas selanjutnya.

manfaat daun salam

manfaat daun salam untuk kesehatan

1. Dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan manusia karena memiliki vitamin dan mineral agar pencernaan menjadi lancar. Jika pencernaan lancar maka anda akan terhindari dari penyakit sperti sembelit dan diare. Untuk penggunaan cukup dengan mengonsumsi air rebusan daun salam yang telah dicampur sedikit garam.

2.Dapat mengatasi tekanan darah tinggi

Tekanan darah tinggi atau hipertensi dapat diatasi dengan rutin mengonsumsi rebusan daun salam karena kandungan mineralnya membuat perdaran darah menjadi lebih lancar. Untuk penggunaan maksimal maka tambahkan daun sambiloto pada ramuan anda.

3. Dapat mengatasi asam urat

Penyakit asam urat atau nyeri sendir dapat berkurang dengan meminum air rebusan daun salam. Walaupun asam urat sering menyerang orang lanjut usia tetapi dengan rutin mengonsumsi lebih awal dapat mencegah asam urat.

4. Dapat membantu merawat kesehatan mata.

Untuk mengatasi sakit mata maka cukup dengan menggunakan air rebusan daun salam yang telah di dinginkan untuk dioleskan pada mata yang sakit secara rutin.

5. Mengurangi kolesterol

Selain untuk hipertensi air rebusan daun salam juga membantu mengurangi kolesterol jahat yang ada pada tubuh anda. Cukup diminum 2 kali dalam sehari dan jangan berlebihan karena dapat menyebabkan masalah kesehatan juga.

Manfaat daun salam untuk diet

Banyak yang mengatakan bahwa daun salam dapat bermanfaat untuk diet, tetapi dari belum ada riset ilmiah yang membenarkan hal tersebut. Namun secara teori bisa saja ia menjadi menu diet karena aroma dari daun salam sangat nikmat dan dapat menjadikan pengganti garam yang menjadi musuh pelaku diet. dengan memasukkan daun salam pada menu masakan maka anda telah mengurangi konsumsi garam pada menu harian anda.

Demikianlah manfaat daun salam yang cukup banyak buat kita. Ternyata rempah – rempah yang kita konsumsi cukup baik untuk membuat tubuh menjadi sehat.

Artikel sebelumnya

Manfaat herbalife

Manfaat Jinten Hitam

Manfaat minyak kemiri