Saturday, 11 April 2015

Pemanasan Global, penyebab, dampak, proses terjadinya pemanasan global

Pemanasan global – Pemanasan global (global warming) adalah peningkatan suhu rata – rata di seluruh permukaan bumi pada bagian atmosfir, bagian laut maupun di daratan bumi. Dari hasil penelitian ternyata bumi telah mengalami meningkatan suhu hingga 0,18 derajat celcius dalam 100 tahun  terakhir. Peningkatan suhu bumi mulai terjadi sejak awal abad ke 20 yang disebabkan karena meningkatnya zat gas rumah kaca sebagai akibt dari aktivitas manusia. peningkatan suhu permukaan bumi dapat menyebabkan naiknya permukaan air laut, perubahan cuaca yang ekstrim, terjadi perubahan jumlah dan pola presipitasi. Dampak pemanasan global yang sangat nampak adalah hasil pertanian yang kurang bagus, gletser di kutub menghilang serta beberapa jenis hewan mengalami kepunahan. Pemanasan global sudah mulai menjadi masalah serius dunia sehingga negara – negara di dunia mulai mengatur penggunaan emisi gas – gas rumah kaca. Hal ini dibuktikan dengan ditandatanganinya protokol kyoto untuk mengurangi emisi gas rumah kaca.
pemanasan global

Penyebab pemanasan global

Pemanasan global – Penyebab pemanasan global cukup banyak dan kompleks dan bisa jadi akan bertambah seiring dengan perkembangan aktivitas dan kebutuhan manusia. beberapa aktivitas yang penting untuk dilakukan sehari – hari tanpa sadar  juga dapat menjadi penyebab  pemanasan global mulai dari aktivitas di rumah, lingkungan, alam dan bahkan kebijakan di pemerintahan dapat menjadi penyebab pemanasan global. Berikut ini 10  penyebab pemanasan global yang menjadi masalah serius dunia.
Penyebab pemanasan global di rumah.
1. Penggunaan listrik berlebihan
Penggunaan listrik yang terlalu banyak dirumah bahkan untuk hal – hal yang tidak terlalu perlu sering dilakukan di rumah. semakin banyak alat elektronik di rumah maka penggunaan listrik akan semakin banyak. Akibatnya energi yang dibutuhkan oleh pembangkit listrik juga semakin banyak. Walaupun kita sanggup membayar listrik tersebut tetapi penggunaan energinya yang semakin banyak dapat meningkatkan pemanasan global. Oleh karena itu pihak PLN sering menghimbau untuk menghemat energi listrik.
2. Kurangnya pepohonan
Pepohonan memberikan banyak peran bagi lingkungan, selain dapat membuat lingkungan menjadi sejuk, ternyata pohon juga dapat menjadi alat untuk mengatasi suhu panas dan menghirup Co2 yang menjadi salah satu penyebab pemanasan global. Menanam pohon dirumah memang lebih sulit dilakukan saat ini karena mahalnya tanah sehingga pekarangan menjadi kecil dan sempit. Sulit sekali kita melihat warga perkotaan yang menanam pohon di depan rumahnya karena sempitnya lahan.
3. Banyaknya bangunan menggunakan konsep rumah kaca.
Rumah kaca memang terlihat lebih indah, belakangan ini terlihat banyak sekali gedung tinggi yang menggunakan konsep rumah kaca pada dindingnya. Dampak yang ditimbulkannya adalah ia tidak dapat menyerap matahari melainkan memantulkanya ke udara. Semakin banyak gedung dengan konsep rumah kaca maka akan semakin panas lingkungan ini.
 
Penyebab pemanasan global dari lingkungan masyarakat
1. Jumlah kendaraan yang meningkat
Jumlah kendaraan yang ada di dunia selalu bertambah sehingga penggunaan bahan bakar juga akan meningkat. Hasil pembakaran kendaraan bermotor selain dapat mengganggu kesehatan juga dapat menyebabkan pemanasan global. Selain itu pasokan energi dunia akan cepat habis. Efek dari peningkatan kendaraan juga menimbulkan kemacetan yang merupakan masalah di kota – kota besar.
2. Asap pabrik
Adanya pabrik di seluruh dunia memberikan dampak kesejahteraan karena melahirkan lapangan pekerjaan baru, tetapi asap yang dikeluarkan setiap harinya dapat menjadi penyebab pemanasan global.
penyebab pemanasan global
3. Pembakaran hutan
Pembakaran hutan biasanya dilakukan untuk membuka lahan baru untuk pertanian, tetapi sering pula ditemukan pembakaran hutan secara ilegal  sehingga kita tidak bisa mendapatkan manfaat dari hutan yaitu untuk mengambil gas CO2, masalah lain yang muncul adalah serignya terjadi banjir.
Penyebab pemanasan global dari alam.
1. kondisi laposan ozon yang semakin tipis.
Lapisan ozon bermanfaat untuk melindungi penduduk bumi dengan cara memfilter sinar matahari agar gelombang yang berbahaya tidak sampai ke bumi. tetapi karena banyaknya gas yang berada di udara menyebabkan kebocoran pada lapisan ozon. Kebocoran ozon terjadi setiap saat sementara proses pengembaliannya membutuhkan waktu yang sangat lama. Mungkin suatu saat lapisan ozon akan benar – benar hilang.
2. Kondisi bumi yang tua
Usia bumi diperkirakan dsudah mencapai 4,6 milyar. dan bumi ini telah di hidupi oleh beberapa generasi  mulai dari nabi adam hingga abad 21 sudah tidak terhitung jumlahnya. Setiap generasi pasti menyebabkan perubahan pada lingkungan termasuk menyebabkan pemanasan global sedikit demi sedikit.
Penyebab pemanasan global dari pemerintah.
Pemerintah dalam setiap negara adalah pusat pengambil kebijakan sehingga kebijakan baik ataupun buruk dapat berdampak pada kondisi lingkungan apakah menyebabkan pemanasan global semakin parah atau memperbaiki lingkungan. berikut ini beberapa kebijakan yang dapat menentukan pemanasan global.
1. Kurangnya ruang terbuka hijau di perkotaan
Ruang terbuka hijau sebanarnya adalah kebutuna utama bagi masyarakat terutama perkotaan. ruang terbuka hijau dapat menjadi tempat rekreasi keluarga di akhir pekan. selain itu dapat berperan pengendalikan banjir dan mengurangi zat penyebab pemanasan global. Pada kenyataannya hingga saat ini sulit kita temukan ruang terbuka hijau terutama di kota – kota besar.
2. Peningatan jumlah kendaraan bermotor
Peningkatan jumlah kendaraan bermotor tidak bisa dilepaskan dari kebijakan pemerintah yang memberikan kemudahan masyarakat untuk membeli kendaraan bermotor. selain itu, minimnya sarana transportasi massal membuat masyarakat  lebih memilih untuk menggunakan kendaraan pribadi. Peningkatan kendaraan pribadi dapat meningkatkan gas co2 ke udara.

Dampak pemanasan global

Dampak pemanasan global – dampak pemanasan global sudah banyak dirasakan dan sangat merugikan bagi manusia, hewan dan tumbuhan. Berikut ini adalah dampak pemanasan global yang mungkin sebagian besar telah terjadi di sekitar kita.
1. Dampak pada daerah kutub
Es yang terdapat di daerah kutub utara akan memanas lebih cepat dibandingkan daerah lainnya di bumi sehingga gunung – gunung es yang terdapat di sana akan mencair dalam waktu yang cepat, daratan akan menyempit karena tertutup air, daerah atau negara yang biasanya mengalami hujan salju tidak akan mengalami salju lagi, pegunungan yang biasanya tertutup salju akan mencair saljunya. Banyak pantai dan pulau yang akan tenggelam.
dampak pemanasan global
2. Dampak pada lautan
Pada daerah lautan akan mengalami peningkatan tinggi air laut karena mencairnya es. Kenaikan air laut yang mencapai bagian sungai dapat menyebabkan banjir air pasang, sehingga akan mempengaruhi ekosistem pantai. banyak pulau dan pantai yang akan tenggelam.
3. Dampak pada pertanian.
Pada wilayah pertanian. beberapa negara akan diuntungkan dari pemanasan global karena akan mengalami curah hujan yang lebih tinggi dan masa tanam lebih lama, tetapi bagi masyarakat daerah gurun yang menggunakan air irigasi dari daerah gurun akan merugi karena salju akan lebih cepat mencair sebelum masa tanam sehingga tanaman tidak akan bisa tumbuh.
4. Dampak pada hewan dan tumuhan
Hewan dan tumbuhan adalah maklhuk yang tidak berdaya menghadapi pemanasan global, mereka akan sulit untuk berpindah terutama tanaman. Tanaman akan tetap berusaha untuk beradaptasi dengan lingkungan tetapi pada akhirnya juga tidak akan mampu menghadapi cuaca ekstrim. demikian pula dengan hewan akan kehabisan makanan dan melakukan migrasi ke tempat lain untuk mencari sumber makanan. Pada akhirnya hewan dan tumbuhan akan mengalami kepunahan karena sulit bertahan hidup.
5. Dampak terhadap kesehatan manusia
Banyak manusia akan mudah terkena penyakit menular dan berbahaya seperti demam berdarah dan malaria. banyak manusia meninggal karena mengalami dehidrasi tinggi. Terlalu banyak polutan sehingga penyakit alergi mudah dialami manusia. Penyakit pada kondisi tropis juga akan sering dialami manunia seperti demam kuning. Munculnya kanker kulit karena sinar UV, terjadi katarak, dan pelemahan sistem kekebalan tubuh.

Proses terjadinya pemanasan global

Proses terjadinya pemanasan global – Pemanasan global diawali dari cahaya matahari yang menyinari bumi, panas yang dihasilkan cahaya matahari akan diserap oleh bumi tetapi hanya sebagian saja sedangkan yang tidak di serap akan di kembalikan lagi ke luang angkasa (atmosfir). namun karena di atmosfir banyak gas penyebab efek rumah kaca seperti gas sulfur dioksida SO2, gas karbon dioksida (CO2), dan metana, uap air dan masih banyak lagi menyebabkan panas matahari tidak dapat keluar dari permukaan bumi dan terperangkap sehingga panas matahari akan memantul ke bumi lagi. Hal itu terjadi secara terus – menerus setiap hari. Semakin banyak panas matahari yang masuk ke bumi maka semakin banyak gas yang tidak dapat dikembalikan k atmosfir menyebabkan bumi semakin panas. inilah yang disebut dengan pemanasan global atau global warming.
proses terjadinya pemanasan global
Cara mengatasi pemanasan global
Cara mengatasi pemanasan global – Pemanasan global dapat diatasi bila seluruh orang didunia melakukan hal yang sama untuk mengurangi penyebab pemanasan global. namun sebaiknya bila anda sudah mengatahui maka mulailah dari hal yang paling kecil dan mulailah dari diri anda sendiri baru diikuti oleh orang lain. berikut ini cara mengatasi pemanasan global.
1. mengurangi penggunaan listrik yang tidak perlu
penggunaan listrik berlebihan dapat memicu peningkatan karbondioksida, maka sebaiknya anda mematikan lampu disaat tidur malam hari. gunakakan peralatan listrik yang hemat energi seperti lampu LED.
2. Hindari membuang sampah organik sembarangan karena sampah – sampah tersebut akan menghasilkan gas metana yang merupakan penyebab pemanasan global.
3. Tingkatkan jumlah pohon di rumah
Sebaiknya setiap rumah menama pohon yang dapat hidup bertahun – tahun untuk membantu mengunakan karbondioksida dalam proses fotosintesis.
4. Rutin melakukan perawatan kendaraan.  Kendaraan yang terawat dengan baik maka pembuangan gasnya akan baik pula sehingga tidak menghasilkan gas yang berbahaya, bila terdapat kerusakan pada saringan pembuangan segera perbaiki.
5. Ubah kebiasaan berkendara.
Bila anda tidak terburu – buru maka sebaiknya anda berjalan kaki ke tempat lain, atau anda dapat membeli sepeda untuk bepergian jarak dekat, selain hemat energi juga dapat menghemat biaya.
Demikianlah pembahasan mengenai, Pemanasan global, penyebab pemanasan global, dampak pemanasan global, proses terjadinya pemanasan global dan cara mengatasi pemanasan global. Semoga artikel ini bermanfaat untuk anda.
Artikel Sebelumnya

























Saturday, 4 April 2015

Proses pembuahan pada manusia

Tags

Proses pembuahan  - Pembuahan pada wanita dapat terjadi setelah melewati masa haid, tetapi waktu yang paling mungkin untuk terjadi pembuahan adalah pada hari ke 14 setelah haid pertama atau pada masa subur. Setelah sel telur yang telah dibuahi akan ter implantasi pada dinding rahim untuk tumbuh menjadi janin Nah bagaimana proses pembuahan pada manusia terjadi? simak pembahasannya berikut ini.

proses pembuahan

- Biasanya sel telur baru akan keluar dari ovarium pada hari ke 14 setelah haid pertama. Sel telur yang keluar akan ditangkap oleh tuba fallopi dan berjalan di dalam tuba fallopi akibat kontraksi otot.

proses pembuahan

- Proses pembuahan oleh sperma akan terjadi pada sepanjang saluran telur

- Setelah terbuahi maka sel akan mengalami pembelahan diri dalam waktu 24 jam kemudian.

- Pembelahan akan terjadi berkali – kali hingga sel membentuk bola (zigot)

- Zigot ini akan terus mengalami pembelahan sementara ia berjalan di dalam saluran menuju ke rahim

- Adapun di bagian dalam bola tadi akan terbentuk rongga kecil yang berisi cairan yang disebut blastosit.

- Blastosit akhirnya sampai di rongga rahim.

- Proses implantasi akan terjadi pada hari ke 7 setelah pembuahan, di hari ke 10 embrio akan tertanam  dengan kuat di rahim, proses ini akan terjadi sampai minggu ke 7, fase embrionik dimulai pada minggu ke 8, disinilah embrio mulai disebut janin

Artikel sebelumnya

Ciri ciri tumbuhan paku

Fungsi jaringan meristem

Fungsi akar dan bagian bagian akar

Proses penyembuhan luka

Tags

Proses penyembuhan luka – Luka pada tubuh disebabkan karena adanya kerusakan sebagian jaringan tubuh. Luka dapat disebabkan oleh benda tajam, benda tumpul, ledakan, perubahan suhu dan zat kimia. Manusia sering kali mengalami luka baik disengaja maupun tidak disengaja, luka yang tidak disembuhkan akan membahayakan tubuh sehingga tubuh memiliki kemampuan untuk mengobati dan menutup luka tersebut. Penyembuhan luka terjadi selama 3 fase, berikut penjelasannya :

1. Fase inflamasi

Fase imflamasi terjadi saat terluka hingga hari ke 5. Pembuluh darah yang putus menyebabkan aliran darah dan pendarahan terjadi pada bagian luka. Tubuh akan berusaha untuk menutupi luka dengan mengerutkan pembuluh darah yang terputus (retraksi) dan reaksi homeostatis. Homeostatis terjadi akibat trombosit yang keluar dari pembuluh darah akan saling melengket,  trombosit bersama dengan jala fibrin akan berusaka untuk membekukan darah yang keluar dari pembuluh darah.Sel mast dalam jaringan ikat akan menghasilkan hormon serotonin dan histamin untuk meningkatkan permeabilitas kapilaritas agar terjadi eksudasi cairan, penyebukan sel radang dan vasodilatasi menyebabkan udem dan pembengkakan . dampak yang ditimbulkannya adalah adanya warna kemerahan, suhu menjadi hangat, terasa nyeri dan terjadi pembengkakan.

Sementara itu leukosit akan bergerak menembus pembuluh darah menuju ke luka karea daya kemotaksis. Leukosit akan mencerna bakteri dan kotoran dari luka dengan menggunakan enzim hidrolitik. Limfosit dan monosit akan menghancurkan kotoran dan bakteri.

proses penyembuhan luka
2. Fase Proliferasi.
Pada fase ini terjadi pada akhir fase imflamasi hingga akhir minggu ke 3. Fibroblast yang berasal dari mesenkim yang belum berdiferensiasi akan menghasilkan mukopolisakarida, asama aminoglisin, dan prolin yang berperan untuk mempertautkan tepi luka.

Pada fase ini serat akan dibentuk dan dihancurkan untuk menyesuaikan diri dengan tegangan pada luka yang cenderung mengerut. Pada akhir dari fase ini kekuatan regangan luka akan mencapai 25 % jaringan normal. Sel epitel di bagian tepi luka yang berasal dari sel basal akan terlepas dari dasarnya dan berpindah mengisi permukaan luka. Tempatnya akan diisi oleh sel baru yang terbentuk dari proses mitosis. Proses migrasi hanya terjadi dari arah yang lebih rendah atau datar karena sel epitel tidak dapat bermigrasi ke bagian yang lebih tinggi. Proses ini akan berhenti saat sel epitel saling menyentuh dan menutup saluran permukaan luka. dengan demikian maka proses fibroplastia akan berhenti dan dimulailah proses pematangan pada fase penyudahan.


3. Fase Penyudahan (Remodelling).
Pada fase ini akan terjadi proses pematangan dimana terjadi penyerapan kembali jaringan yang berlebih, pengerutan akan sesuai dengan gaya gravitasi, dan jaringan baru terbentuk. Fase ini bisa berlangsung berbulan – bulan, fase ini dinyatakan berakhir saat semua tanda radang hilang. Tubuh akan terus berusaha untuk menormalkan kembali semua jaringan yang tidak normal. Odema dan sel radang akan diserap, sel muda menjadi matang, kapiler baru akan menutup dan diserap kembali, kolagen yang berlebih akan diserap dan sisanya mengerut. Terjadi pengerutan maksimal pada bagian luka,

Demikianlan pembahasan mengenai proses penyembuhan luka semoga bermanfaat dan anda menjadi tahu mengapa luka selalu menyebabkan kerutan dalam waktu yang lama.

Artikel sebelumnya

Keanekaragaman hayati tingkat gen

Ciri ciri penyakit diabetes atau penyakit kencing manis

Ciri ciri kanker otak

Kenali proses terjadinya hujan asam

Tags

Proses terjadinya hujan asam – Hujan asam adalah salah satu dampak yang ditimbulkan dari pemanasan global. Hujan asam bersifat asam bila dicicipi dan berdampak buruk pada rusaknya sarana dan prasarana yang dimiliki manusia di bumi. Untuk lebih jelasnya berikut ini akan kami jelaskan mengenai hujan asam dan proses terjadinya hujan asam.

Pengertian Hujan Asam

Hujan asam adalah hujan yang memiliki kadar keasaman dibawah 5,6 atau pH dibawah 5,6. Hujan yang normal memiliki pH sekitar 6. Adapun hujan asam disebabkan oleh zat belerang (sulfur) yang terdapat di udara, belerang berasal dari proses pembakaran fosil di bumi.

Proses terjadinya hujan asam

Hujan asam diawali dari asap – asap pabrik karena pembakaran menghasilkan gas sulfur okdisa (So) dan gas nitrogen (N), selain dari asap pabrik hujan asam juga disebabkan karena assap kendaraan bermotor. Semua gas yang dihasilkan oleh pabrik dan kendaraan bermotor akan bereaksi dengan uap air yang terdapat di udara. Hasil reaksi tersebut akan menghasilkan asam sulfat, asam nitrit dan asam nitrat dan secara bersamaan akan berkondensasi untuk membentuk awan.

Akhirnya saat hujan turun maka air hujan akan terasa asam dan berbahaya bagi kehidupan makhluk hidup di bumi ini.

Hujan asam dimulai saat terjadi revolusi industri di eropa, setelah revolusi industri tersebut maka dampaknya telah terasa sampai hari ini, hujan mengalami penurunan pH, bahkan di daerah kutub telah menjadi 4,5.

Hujan asam pertama kali ditemukan pada tahun 1853 oleh Robert Angus Smith di kota Manchester. Satu abad setelah penemuan itu baru banyak dilakukan penelitian oleh ilmuan mengenai hujan asam, akhirnya sejak tahun 1990 orang di bumi baru sadar dan peduli mengenai hujan asam yang berbahaya bagi lingkungan.

proses terjadinya hujan asam

Dampak Hujan asam

Hujan asam sangat berbahaya karena dapat menyebabkan hal – hal berikut ini :

1. Kerusakan sarana dan prasarana yang ada di bumi.

2. Hewan – hewan laut akan sulit berkembang biak.

3. Beberapa jenis ikan mati

4. bersifat racun bila dikonsumsi manusia

5. terjadi kerusakan lingkungan.

Demikianlah pembahasan mengenai proses terjadinya hujan asam. Dengan mengetahui dampak buruk dari hujan asam maka sebaiknya anda juga peduli terhadap kondisi lingkungan terutama yang dapat menyebabkan hujan asam.

Artikel sebelumnya

Struktur Sel bakteri

Fungsi Sel darah merah

Perbedaan Sel prokariotik dan sel eukariotik

Inilah tahapan Proses bayi tabung

Tags

Proses bayi tabung – Proses bayi tabung adalah salah satu teknologi bidang kehamilan yang cukup baru dikenal di indonesia. Saat ini orang yang menggunakan teknologi bayi tabung tidak banyak karena mahalnya biaya yang dikeluarkan. Bayi tabung biasanya dilakukan oleh pasangan suami istri yang sulit mendapatkan keturunan.. Bayi tabung adalah proses pembuahan yang dilakukan di luar tubuh ibu, dalam istilah latin disebut in vitro vertilization. Secara singkat proses bayi tabung dimulai dari pengambilan sel sperma ayah dan sel telur ibu, setelah itu dilakukan proses pembuahan di luar tubuh. Bila berhasil selanjutnya akan dimasukkan kembali ke dalam rahim sang ibu.

proses bayi tabung

Untuk lebih jelasnya berikut ini adalah tahapan proses bayi tabung :

1. Kelayakan pasien. Sebelum menggunakan teknologi bayi tabung pasien harus diseleksi dahulu dan harus memenuhi syarat untuk diikutkan dalam proses bayi tabung, syarat tersebut baik secara agaama, kesehatan maupun keuangan.

2. Perangsangan indung telur. walaupun setiap ibu hanya menghasilkan 1 telur tetapi di dalam proses bayi tabung harus digunakan banyak sel telur sehingga diharuskan untuk merangsang sel telur agar produksinya lebih dari 1.

3. Dilakukan pengamatan pertumbuhan folikel. Folikel adalah tempat produksi sel telur harus selalu dipantau apakah sudah matang untuk dipanen sel telurnya.

4. Pematangan sel telur dengan cara disuntikkan obat agar lebih siap dipanen.

5. Mengambil sel telur, setelah itu diolah di laboraturium agar bisa tetap hidup untuk pembuahan.

6. Sperma suami diambil di hari yang sama dengan pengambilan sel telur, proses ini dilakukan dengan cara masturbasi untuk orang normal. Namun jika ada masalah dengan sperma maka pengambilan dilakukan melalui operasi buah zakar.

7. Melakukan pembuahan (fertilisasi). Proses ini dilakukan di dalam laboraturium untuk mendapatkan embrio.

8. Seetelah embrio terbentuk selanjutnya dimasukkan ke dalam rahim untuk proses kehamilan.

9. Pemberian obat agar dinding rahim kuat mempertahankan janin selama masa kehamilan.

10. Embrio cadangan disimpan dalam kondisi beku untuk digunakan pada kehamilan selanjutnya.

proses bayi tabung

proses bayi tabung

Seperti itulah proses bayi tabung, semua proses tersebut dilakukan oleh dokter ahli. Bila anda bermasalah dengan proses memiliki keturunan dapat melakukan bayi tabung.

Artikel sebelumnya

Bagian bagian bunga dan fungsinya

Pengertian Kultur jaringan

Perbedaan batang dikotil dan Monokotil

Friday, 3 April 2015

Penjelasan proses spermatogenesis

Tags

Proses spermatogenesis – Spermatogenesis adalah proses pembentukan sel sperma yang terjadi pada laki – laki tepatnya di bagian tubulus seminiferus. proses Spermatogenesis berasal dari bakal sel kelamin yang aktif membelah menjadi sel sperma. Proses spermatogenesis dibantu oleh hormon gonadotropin dan hormon testosteron.

proses spermatogenesis

Tahap spermatogenesis dibagi menjadi 3 tahap yaitu

1.Spermatocytogenesis

Pada tahap ini spermatogonia mengalami pembelahan mitosis berkali – kali menjadi spermatosit primer.. Spermatogonia adalah struktur primitif dan dapat membelah dengan cara mitosis. Spermatogonia hidup karena mendapatkan nutrisi dari sel – sel sertoli. Sementara itu spermatosit primer yang mengandung kromoson diploid (2n) pada inti selnya akan mengalami meiosis. 1 spermatosit akan menghasilkan 2 sel anak yaitu spermatosit sekunder.

2. Tahapan Meiois

Spermatosit primer akan menjauh dari lamina basalis, dimana sitoplasma akan semakin banyak dan segera mengalami meiosis 1 dan kemudian mengalami meiosis 2.

Sitokenesis pada meiosis 1 dan 2 tidak dapat membagi sel menih , tetapi masih dapat berhubungan dengan sesama lewat suatu jembatan.

proses spermatogenesis

3. Tahapan Spermiogenesis

Pada tahapan ini spermatid akan berubah menjadi spermatozoa dan mengalami 4 fase yaitu gogli, fase tutup, dase akrosom dan fase pematangan. Pada akhirnya akan menghasilkan 4 spermatozoa masak dimana 2 spermatozoa akan membawa kromosom X dan selebihnya membawa kromosom Y.

proses spermatogenesis

Artikel sebelumnya

Ciri ciri demam berdarah

Ciri ciri usus Buntu

Ciri ciri penyakit jantung

Seperti inilah Proses terjadinya kehamilan

Tags

Proses Terjadinya Kehamilan – Proses kehamilan adalah proses yang dialami oleh wanita, proses terjadinya tidak dapat diamati secara langsung melainkan membutuhkan alat khusus. Namun telah banyak penelitian yang mengamati mengenai proses kehamilan. Kehamilan terjadi saat ada janin yang terdapat pada rahim wanita karea aktivitas seksual bersama pasangannya. Kehamilan diawali saat sel sperma berhasil membuahi sel ovum dan selanjutnya akan tertanap pada dinding rahim.

proses terjadinya kehamilan

Proses kehamilan terjadi menjadi 2 fase yaitu fase ssebelum embrio terbentuk dan fase saat setelah embrio terbentuk.

Adapun saat embtio belum terbentuk terjadi 2 tahap yaitu :

- Fase uterus dimana pada fase ini mengalami fase proliferasi, fase sekresi, dan fase menstruasi.

- Fase ovarium dimana pada fase ini dibagi menjadi fase folikularis, fase ovulasi dan fase luteal.

Proses terjadinya kehamilan dimulai dari siklus menstruasi yang terjadi pada wanita. Hormon akan merangsang folikel agar menjadi matang, pada tahap ini biasanya terjadi selama 2 minggu. Ketika sel telur telah matang maka ia akan dilepaskan dari indung telur atau mengalami ovulasi. Sel telur yang telah dilepaskan akan ditangkap oleh vimbrae dan bergerak ke saluran telur (tuba falopi).  Pada saluran telur inilah akan menjadi tempat pertemuan dengan sel sperma untuk pembuahan.

Saat ada sel sperma yang masuk ke tuba falopi dan berhasil bertemu dengan sel telur matang maka disitulah terjadi proses pembuahan  (konsepsi/fertilitas). Sel telur yang telah terbuahi akan mengalami pembelahan diri dan dan bergerak ke dalam rahim untuk melekat pada mukosa. proses pelekatan pada rahim ini disebut implementasi.

proses terjadinya kehamilan

Sel teelur yang telah melekat akan mengalami pertumbuhan dan perkembangan sampai membentuk rambut – rambut halus yang memiliki fungsi untuk menyerap gizi ke dalam rahim untuk sumber energi agar pertumbuhannya lancar.

Hari ke 5 sel telur akan keluar dari indung telur untuk membentuk saraf. Setelah itu terjadi proses pembentukan otak dan sumsum dan membentuk antung, otot dan pembuluh darah. DI waktu yang bersamaan plasenta juga mulai terbentuk, plasenta ini berperan untuk menutupi tubuh anin, plasenta dibentuk pada usia ke 3 minggu. Plasenta mengandung pembuluh darah, dari plasenta ini bayi akan mendapat nutrisi dan pertukaran gas serta embrio, dan pembuangan limbah hasil metabolisme janin.

Proses terjadinya kehamilan dibagi menjadi 3 tahapan yaitu trimester pertama, trimester kedua, dan trimester ketiga. setiap trimester memiliki tahapan perkembangan sendiri – sendiri.

Demikianlah proses terjadinya kehamilan, semoga dengan memahami proses ini maka anda dapat lebih menjaga dan merawat calon bayi anda.

Artikel Sebelumnya

Sistem pencernaan pada manusia

Sistem reproduksi pada manusia

Ciri ciri darah rendah